Unduh Aplikasi

Koalisi Partai Aceh - Gerindra mulai menuai kritik

Koalisi Partai Aceh - Gerindra mulai menuai kritik
P 20140604 152013
BANDA ACEH - Terkait dukungan ketua umum Partai Aceh (PA) Muzakir Manaf berkoalisi dengan Partai Gerindra dalam mendukung Prabowo-Hatta mulai menuai kritik.

Bahkan, Muzakkir Manaf diminta mundur dari jabatannya sebagai ketua umum partai karena dianggap telah melanggar mekanisme.

Kritikan tersebut disampaikan Barisan Pendukung Partai Aceh (BPPA) kepada wartawan, Rabu (4/6) di Banda Aceh.

Ketua BPPA, Azmi mengatakan keputusan Ketua Umum Partai Aceh berkoalisi dengan Gerindra dalam mendukung Prabowo-Hatta pada pilpres merupakan keputusan sepihak dan dianggap legal.

"Keputusan mendukung Gerindra untuk memenangkan pasangan Prabowo-Hatta bukan melalui mekanisme, serta tidak melibatkan pengurus pimpinan partai," ungkapnya.
Pihaknya juga mempertanyakan dana sebesar Rp50 milliar yang diterima dari Partai Gerindra beberapa waktu lalu.

"Kami mempertanyakan dana tersebut yang diterima Muzakkir, kalo dia (Muzakkir) tidak menerimanya harus membuktikannya," katanya.

Selain itu, pihaknya meminta pertanggungjawabkan tindakan pemecatan terhadap petinggi-petinggi Partai Aceh dimasa lalu yang disinyalir lebih bernuansa pribadi serta terlalu mudah melebelkan pengkhianat bagi anggota partai yang menolak atau mengkritisi keputusan ketua umum partai aceh.

"Banyak anggota partai yang disebut penghianat jika mengkritik keputusan ketua umum, dan pemecatan petinggi Partai Aceh bernuansa pribadi," ujarnya.

Untuk itu, pihaknya meminta kepada Dewan Pertimbangan Partai Aceh untuk mengambil sikap terhadap persoalan ini secara bijaksana.


|TOMMY

Komentar

Loading...