Unduh Aplikasi

Klarifikasi Perjalanan Mahasiswa dengan PLN

Klarifikasi Perjalanan Mahasiswa dengan PLN
Perwakilan mahasiswa berpose di depan kantor PLN Aceh. Foto: istimewa
BANDA ACEH - Perwakilan mahasiswa Aceh yang mengklaim diri berasal dari BEM UIN, PEMA UNMUHA, PEMA USM, PEMA UBUDIYAH, PEMA UGP, PEMA UGL, PEMA UNIDA, PEMA UNIGHA, PEMA UNAYA, PEMA UNSAM, PEMA UTU, dan PEMA UNIMAL mengirimkan klarifikasi kepada seluruh media di Aceh terkait perjalanan mereka atas ajakan PT Perusahaan Listrik Negara ke Pangkalan Susu dan Unit Pengatur Beban di Medan. Kedua daerah itu berada di Sumatera Utara.

Mahasiswa menyatakan perjalanan ini dijadwalkan jauh sebelum aksi dan bukanlah perjalanan piknik seperti yang diberitakan AJNN.net. Dalam surat itu, perwakilan mahasiswa ingin memastikan kondisi di lapangan untuk mendapatkan informasi langsung dan sebenarnya. Mahasiswa juga memastikan perjalanan ini tidak menghilangkan sikap kritis yang menjadi ciri khas mahasiswa. “Kontrol sosial tetap kami jalankan.”

Redaksi:
Kemarin, AJNN.net mengunggah berita tentang perjalanan mahasiswa ke Sumatera Utara atas ajakan PLN berjudul, Listrik Padam, PLN Ajak Mahasiswa Piknik. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, piknik berarti: bepergian ke suatu tempat di luar kota untuk bersenang-senang dengan membawa bekal makanan dsb; bertamasya: hari ini mereka -- ke Cibodas; ber·pik·nik v piknik

Kegiatan ini dikritik oleh Bekas Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Reza Maulana. Mereka kecewa dengan keikutsertaan mahasiswa yang dibalut dengan tema “Mahasiswa Ikut Bersama PLN Menerangi Aceh”. Berita juga memuat pernyataan Ketua Komunitas Antikorupsi Aceh, Azis Awee. “Saya lihat itu hanya jalan-jalan saja, bukan menerangi Aceh.”

Judul berita dipilih berdasarkan hasil wawancara dengan sejumlah narasumber.




iPustakaAceh
Ucapan Selamat Pelantikan DPRA - Pemerintah Aceh

Komentar

Loading...