Unduh Aplikasi

Kivlan Zen Dicegah ke Luar Negeri

Kivlan Zen Dicegah ke Luar Negeri
Foto: Net

JAKARTA - Beredar informasi bahwa polisi mencegah mantan Kepala Staf Kostrad, Mayjen (Purn) Kivlan Zen ke luar negeri. Purnawirawan jenderal yang dikenal sebagai pendukung Prabowo Subianto itu diberi surat panggilan oleh Tipidum Bareskrim.

Petugas menyerahkan surat pemanggilan terhadap Kivlan di Terminal 3 Gate 22, Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Akibatnya, Kivlan tidak jadi ke Singapura. Dia hanya diperbolehkan terbang menuju ke Batam.

Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Pol Victor Togi Tambunan menuturkan bahwa sejauh ini tidak ada penangkapan atau penahanan Kivlan Zein di Bandara Soekarno-Hatta. Dia menyampaikan tidak ada koordinasi dari Bareskrim atau polda terkait hal tersebut.

"Pihak Polres Bandara pun tidak melakukan hal tersebut. Dan informasi terakhir, beliau sudah berangkat atau terbang menuju Batam," kata Victor saat dikonfirmasi VIVA, Jumat, 10 Mei 2019.

Dari dokumen laporan kepolisian yang diperoleh VIVA, seseorang bernama Jalaludin melaporkan Kivlan ke Bareskrim Mabes Polri atas kasus dugaan penyebaran berita bohong alias hoax pada 7 Mei 2019. Kivlan diduga melakukan tindak pidana itu pada 6 Mei 2019, pukul 20.00 dan terancam sejumlah pasal terkait keamanan negara dan juga makar.

Sementara itu, mengenai dicegahnya Kivlan termuat dalam dokumen surat dari Bareskrim Mabes Polri yang ditujukan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia khususnya Dirjen Imigrasi. Dalam surat itu, kepolisian meminta Dirjen Imigrasi mencegah Kivlan ke luar negeri selama enam bulan agar tidak melarikan diri.

Komentar

Loading...