Unduh Aplikasi

Kisruh Hipelmabdya karena Tim Pemenangan Ketua Terpilih

Kisruh Hipelmabdya karena Tim Pemenangan Ketua Terpilih
Surat pengunduran diri pengurus Hipelmadya.
BANDA ACEH - Kisruh dalam internal kepengurusan Himpunan Mahasiswa Aceh Barat Daya (HIPELMABDYA), kini semakin memanas. Pasca ramai-ramai pengurus baru mengundurkan diri dari kepengurusan, kini, klaim pengunduran diri se-kecamatan Abdya menuai pro dan kontra.

Sekretaris Jenderal Ikatan Pelajar Pemuda Mahasiswa Kuala Batee (IPPELMAKUBA), Khairul Azimi membantah pernyataan salah satu pengurus yang telah mengundurkan diri yang mengatakan kalau seluruh kecamatan di Abdya, sudah mengdeklarasikan pengunduran diri dalam rapat terbuka dengan panguyuban kecamatan seluruh Abdya di Aneuk Kupi, Jumat lalu.

Baca: Ramai-ramai Pengurus Hipelmabdya Mengundurkan Diri

"Saya membantah pernyataan tersebut. Apa yang dikatakan oleh mereka, bahwa seluruh pengayuban kecamatan mendukung untuk kudeta memberi mosi tidak percaya kepada Irfan (ketua terpilih-red) itu tidak benar. Sebab, kami dari Kuala Batee mendukung penuh masa kepemimpinan Irfan karena dia terpilih dengan tahapan yang sudah sesuai dengan peraturan," kata Khairul kepada AJNN, Sabtu (23/4).

Dikatakan Khairul Azimi, pendeklarasian pengunduran diri se-Abdya dalam rapat terbuka pada Jumat lalu itu, tidak melibatkan seluruh kecamatan yang ada di Abdya, dan hal apa yang sudah diungkapkan itu adalah pembodohan publik.

"Karena kami (Kuala Batee-red) tidak pernah menghadiri rapat terbuka tersebut, dan tidak pernah memberi mandat kepada siapapun dari mahasiswa Kuala Batee untuk menghadiri rapat terbuka itu," tegas dia.

Khairul berujar, permasalahan yang ada dalam internal Hipelmabdya saat ini hanyalah bentuk ketidakpuasan batin para senior-senior dari Hipelmabdya yang sudah memenangkan Irfan dalam pesta demokrasi Hipelmabdya beberapa waktu lalu.

"Hari ini orang-orang yang mengusik kepemimpinan Irfan itu semuanya orang-orang yang mendukung Irfan pada saat pemilihan dulu, aneh jadinya kalau seperti ini," sebut Khairul. “Kalau memang tidak transparan itu harus dibicarakan secara baik-baik, jangan terjadi konflik berkepanjangan seperti ini.”
Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...