Unduh Aplikasi

KIP: Tidak Ada Batasan Waktu untuk Usulkan Calon Wagub Aceh

KIP: Tidak Ada Batasan Waktu untuk Usulkan Calon Wagub Aceh
Ilustrasi. Foto: Net

BANDA ACEH - Komisioner Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, Munawarsyah mengatakan untuk pengusulan dua nama calon wakil gubernur (Cawagub) dari partai pengusung Irwandi-Nova kepada Gubernur Aceh dan diteruskan kepada DPRA tidak ada batasan waktu.

Menurut Munawarsyah, yang diatur hanya pengisian kekosongan jabatan wakil kepala daerah dilakukan jika sisa masa jabatan lebih dari 18 bulan.

"Batas waktu pengajuan usulan dua nama cawagub dari gabungan parpol pengusul kepada gubernur untuk diteruskan kepada DPRA tidak diatur, yang diatur hanya pengisian kekosongan jabatan wakil kepala daerah dilakukan jika sisa masa jabatan lebih dari 18 bulan," kata Munawarsyah, saat dihubungi AJNN, Kamis (31/12).

Munawarsyah menjelaskan, dalam pasal 54 ayat 3 UU 11/2006 mensyaratkan jika terjadi kekosongan jabatan wagub yang sisa masa jabatannya lebih dari 18 bulan, gubernur mengusulkan dua orang calon wagub untuk dipilih dalam rapat paripurna DPRA berdasarkan usulan partai pengusung pemenang Pilkada 2017 lalu.

Lanjutnya, pada pasal 176 ayat 4 UU 10/2016 mensyaratkan pengisian kekosongan jabatan wagub jika sisa masa jabatannya lebih dari 18 bulan terhitung sejak kosongnya jabatan wakil gubernur.

"Kekosongan jabatan Wagub Aceh terhitung sejak tanggal pelantikan Nova Iriansyah sebagai Gubernur Aceh, sehingga masih tersisa masa jabatan wagub lebih dari 18 bulan," tuturnya.

Kata Munawarsyah, untuk mekanisme pemilihan Calon Wagub Aceh yang akan mendampingi Nova Iriansyah diatur dalam peraturan DPRA Nomor 1 Tahun 2019 Tentang Tatib DPRA. Sehingga, domain pengusulan calon wagub kepada DPRA ada pada Gubernur Aceh berdasarkan usulan partai pengusung pemenang Pilkada 2017 lalu.

"Tata cara dan mekanisme pemilihannya diatur dalam Peraturan DPRA Nomor 1 Tahun 2019 Tentang Tatib DPRA, KIP Aceh tidak memiliki peran apapun, sepenuhnya domain pengusulan calon wagub kepada DPRA ada pada Gubernur Aceh berdasarkan usul parpol yang paslonnya terpilih," tutupnya. 

Seperti diketahui, pada Pilkada 2017 lalu pasangan Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah di usung dan didukung oleh lima partai politik baik lokal maupun nasional, kelimanya yaitu Partai Nanggroe Aceh (PNA), Partai Demokrat, Partai Daerah Aceh (PDA), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Komentar

Loading...