Unduh Aplikasi

KIA Kabulkan Permohonan Ampuh Soal Pengelola Informasi dan Dokumentasi

KIA Kabulkan Permohonan Ampuh Soal Pengelola Informasi dan Dokumentasi
PIDIE - Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat untuk Penegerian Unigha (Ampuh) kini telah diperbolehkan mengakses informasi terhadap atasan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) pada Yayasan Pembangunan Kampus Universitas Jabal Ghafur (Unigha) Sigli. Setelah permohonan dikabulkan Komisi Informasi Aceh (KIA).


"Pihak KIA telah mengabulkan permohonan Ampuh yang tertuang dalam amar putusan Nomor: 010/VII/KIA-PS-A/2016,"ungkap Firdaus Koordinator Ampuh dalam konfrensi pers di kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pidie, Kamis (4/8).

Menurut Koordinator Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat untuk Penegerian Unigha (AMPUH), Firdaus, dikabulkannya seluruh permohonan Ampuh merupakan sebuah kemenangan masyarakat pidie, mahasiswa dan alumni Unigha yang sejak bertahun-tahun mengharapkan adanya transparansi pengelolaan keuangan di Unigha dan Yayasan Pembangunan Kampus Jabal Ghafur.

Ia menyebutkan, salinan dokumentasi/informasi yang dimohonkan Ampuh adalah rincian pengelolaan anggaran di Unigha yang bersumber dari APBN (tahun 2009-2015), salinan dokumen rincian pengelolaan anggaran di Unigha yang bersumber dari APBD (tahun 2009-2015), salinan dokumentasi rincian pengelolaan anggaran di Unigha yang bersumber dari sumbangan masyarakat yang meliputi, SPP, dana pembangunan, dan semua biaya yang dikutip dari mahasiswa yang notabennya sebagai masyarakat (tahun 2009-2015).

Dikatakan dalam amar putusan tersebut, KIA memerintahkan pihak yayasan (termohon) untuk menyerahkan seluruh informasi/dokumentasi yang dimohonkan oleh Ampuh (pemohon), penyerahan informasi/dan dokumentasi tersebut harus diserahkan dalam jangka waktu 14 hari kerja terhitung sejak diterima salinan amar putusan pada tanggal 1 Agustus 2016 .


"Dalam amar putusan tersebut, KIA memerintahkan rektor dan yayasan (termohon) untuk menyerahkan seluruh informasi/dokumentasi yang dimohonkan oleh Ampuh (pemohon) pada waktu yang telah ditentukan,"kata Firdaus.

Pihaknya, mengharapkan adanya dukungan dari masyarakat Pidie untuk sama-sama mengawal penyerahan informasi/dokumentasi sebagaimana telah diputuskan oleh Majelis KIA.

Komentar

Loading...