Unduh Aplikasi

Keuchik: Waduk Jeulikat Milik Warga, Lahan Punya Suaidi Yahya

Keuchik: Waduk Jeulikat Milik Warga, Lahan Punya Suaidi Yahya
Penyerahan bantuan bibit ikan yang dibeli menggunakan dana CSR untuk disebarkan di waduk milik pribadi Wali Kota Lhokseumawe. Foto: Ist

LHOKSEUMAWE - Keuchik Gampong Jeulikat, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, Ismail Abdullah menyebutkan kalau waduk yang ada di gampong tersebut masih milik masyarakat, sementara lahan milik Suaidi Yahya diperkirakan seluas empat hektare di objek wisata Taman Jeulikat Indah (waduk Jeulikat) tersebut.

“Waduk itu masih milik masyarakat, karena itu salah satu penampungan air untuk dialiri ke sawah masyarakat, sehingga tidak bisa dijual,” kata Keuchik Gampong Jeulikat kepada AJNN, Rabu (16/1).

Ia mengaku tidak memiliki data yang jelas jumlah luas lahan yang dimiliki Suaidi Yahya di gampong tersebut. Akan tetapi, yang pastinya lebih kurang seluas empat hektare, batasnya sampai ke pinggiran waduk saja, sedangkan waduk tersebut masih menjadi milik warga.

“Punya pak Suaidi cuma taman saja, batasnya sampai pinggir waduk, dan sejauh ini air di waduk tersebut masih dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mengairi sawah mereka,” ungkapnya.

Baca: PT PAG: Waduk Jeulikat Bukan Milik Wali Kota Lhokseumawe

Menurutnya, Suaidi Yahya tidak memakai arena waduk tersebut, karena kebetulan berada di lokasi objek wisata Taman Jeulikat Indah, sehingga terpakai. Dan wahana permainan bebek tersebut juga milik masyarakat, sebagian anggarannya juga diberikan ke kas gampong.

“Kami juga sudah melakukan diskusi kemarin dengan Suaidi Yahya dan pihak Perta Arun Gas (PAG). Dimana, Suaidi menjelaskan, waduk ini punya masyarakat, dan hanya lahan saja miliknya,” jelas Keuchik.

Ismail Abdullah juga menyampaikan, dari dasar itulah, Suaidi Yahya membangun jembatan di areal Waduk Jeulikat. Tujuannya, supaya tidak terganggu fasilitas umum milik masyarakat itu, sehingga masyarakat bisa memanfaatkan jembatan tersebut untuk menyebrangi waduk, tak perlu menggunakan rakit ataupun bebek sehingga tidak mengganggu fasilitas milik warga untuk mengairi air ke sawah mereka.

“Dengan selesainya jembatan tersebut, jadi jika masyarakat ingin memanfaatkan air waduk tersebut tidak akan terganggu lagi,” katanya.

iPustakaAceh
Ucapan Selamat Pelantikan DPRA - Pemerintah Aceh

Komentar

Loading...