Unduh Aplikasi

Keuchik Reusap Ara Didakwa Korupsi Dana Desa Rp 312 juta

Keuchik Reusap Ara Didakwa Korupsi Dana Desa Rp 312 juta
Mantan Keuchik Reusap Ara Bireun di tahan Jaksa. Foto: Ist

BANDA ACEH - Keuchik Reusap Ara, Kecamatan Jangka, Bireun didakwa melakukan tindak pidana korupsi dana desa setempat. Dakwaan tersebut dibacakan penuntut umum dari Kejari Bireun, Fadli Setiawan dan Ardiansyah pada persidangan perdana di ruang utama Pengadilan Negeri Banda Aceh, Rabu (9/9).

Sidang yang diketuai majelis hakim Dahlan berlangsung secara virtual. Sementara terdakwa Joni bin Anwar Sulaiman mengikuti persidangan secara teleconfren dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bireun.

Dalam dakwaannya, terdakwa Joni bin Anwar Sulaiman telah menyalahgunakan keuangan desa dari anggaran 2018 senilai Rp800 juta. Dana tersebut seharusnya digunakan untuk pembangunan rumah dhuafa, pembangunan saluran, pengerasan jalan, pemeliharaan jalan dan pekerjaan fisik lainnya.

"Pekerjaan tersebut tidak selesai dikerjakan bahkan ada yang tidak dikerjakan sama sekali. Namun, terdakwa melakukan pencairan dana desa, sehingga menimbulkan kerugian negara sebesar Rp312 juta," kata penuntut umum.

Baca: Kasus Korupsi Dana Desa Reusap Ara Bireun Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor

Terdakwa didakwa secara primer dan subsidair. Dakwaan primer pasal 2 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan tas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

Sedangkan dakwaan subsidair pasal 3 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan U ndang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Usai bacaan dakwaan, hakim meminta penuntut umum untuk menghadirkan saksi-saksi pada persidangan lanjutan pekan.

Komentar

Loading...