Unduh Aplikasi

Keuchik Pembacok Warga di Aceh Utara Divonis 8 Tahun Penjara

Keuchik Pembacok Warga di Aceh Utara Divonis 8 Tahun Penjara
Ilustrasi. Foto: Net

ACEH UTARA – Keuchik Gampong Pulo Kitou, Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, berinisial MYD divonis delapan tahun penjara atas kasus pembacokan Ketua Aliansi Indonesia (AI) DPC Aceh Utara, Zulkarnain.

Putusan tersebut dibacakan majelis hakim pada sidang putusan di Pengadilan Negeri Aceh Utara, Rabu (17/2). 

Vonis terhadap MYD lebih tinggi dari tuntuta jaksa, yang hanya enam tahun pejara.

Baca: Keuchik Pembacok Warga Dituntut Enam Tahun Penjara

“Majelis Hakim, menjatuhkan vonis terhadap terdakwa delapan tahun penjara, potong masa tahanan, dan tervonis tetap berada dalam penjara,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Utara Pipuk Firman Priyadi kepada AJNN, Rabu (17/2).

Terdakwa telah melanggar pasal 338 jo pasal 53 KUH Pidana. Serta menjatuhkan hukuman pidana penjara selama enam tahun dikurangi selama terdakwa dalam tahanan. Adapun hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa mengakibatkan korban luka permanen, dan juga dapat menghilangkan nyawa.

Sebelumnya, Ketua Aliansi Indonesia (AI) DPC Aceh Utara, Zulkarnain, menjadi korban pembacokan oleh oknum Keuchik Gampong Pulo Kitou, Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (29/8).

“Awalnya saya berangkat dari rumah sekitar pukul 19.30 WIB, rencana saya mau menuju ke Simpang Rangkaya, tiba-tiba di pertengahan jalan ada satu motor yang mengikuti,” kata Zulkarnain saat dijumpai AJNN, di ruang UGD RSUCM.

Dikatakan Zul, motor yang mengikutinya berplat merah dan milik oknum Keuchik Pulo Kitou, berinisial MYD. Di jalan line dirinya ditabrak oleh oknum tersebut. Setelah terjatuh dia langsung dibacok pelaku.

“Saya melihat sendiri orangnya, dan posisi parang sudah ditangannya, rencana ingin membacok leher saya tapi saya tahan dengan tangan, dan mengalami luka tiga bacokan di tangan kiri dan kanan,” ujarnya.

Komentar

Loading...