Unduh Aplikasi

Keuchik Meunasah Rayeuk Ditangkap, Mahasiswa Demo Kantor Bupati Aceh Utara

Keuchik Meunasah Rayeuk Ditangkap, Mahasiswa Demo Kantor Bupati Aceh Utara
Aksi Mahasiswa di depan Kantor Bupati Aceh Utara. Foto: AJNNN.Net/Sarina

LHOKSEUMAWE - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Malikussaleh melakukan aksi damai di depan Kantor Bupati Aceh Utara, Jumat (26/7). Dalam aksi tersebut pihaknya mendesak Pemerintah Aceh berhenti (stop) kriminalisasi pejuang kemajuan pertanian.

Pantauan AJNN, aksi tersebut turut diamankan oleh puluhan personel Polres Lhokseumawe, mulai berlangsung dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB.

Koordinator Lapangan, Royhan mengatakan saat ini masyarakat sedang dihadapkan pada sistim pertandingan yang sangat liberal yang tidak lagi melindungi petani kecil, lemahnya regulasi yang berpihak terhadap kemajuan petani telah terjadi secara komplek.

“Penangkapan dan kriminalisasi pejuang-pejuang atau pemerhati komoditas pertanian saat ini gencar dilakukan di seluruh Indonesia, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh yang seharusnya melindungi petani, namun kenyataan berbanding terbalik terhadap Keucik Meunasah Rayeuk, Tgk Munirwan,” katanya.

Baca: Menteri Desa Minta Gubernur dan Kapolda Bantu Munirwan, Jangan Ditangkap

Dalam hal ini pihaknya mendesak, Polda Aceh untuk memberikan penangguhan penahanan terhadap Keuchik Munirwan, selain itu juga mendesak Kadis Pertanian dan Perkebunan Aceh untuk segera mencabut laporan dengan nomor.520/937/IX terhadap Keuchik Munirwan.

“Mendesak Pemerintah Aceh, untuk mencopot Kepala Dinas pertanian dan Perkebunan Aceh. juga mendesak Polda Aceh untuk memeriksa Dinas Pertanian dan perkebunan Aceh terkait adanya pengadaan benih senilai Rp23 miliar,” ungkapnya.

Lanjutnya lagi, Pemerintah Aceh harus membuat regulasi mekanisme pasar pertanian yang melindungi segenap Rakyat Aceh. dan juga mendesak Pemerintah Aceh Utara harus bertanggungjawab tata kelola pertanian Aceh.

Komentar

Loading...