Unduh Aplikasi

KASUS DUGAAN KORUPSI DANA DESA

Keuchik Gampong Jumphoih Adan Baru Kambalikan Rp10 Juta 

Keuchik Gampong Jumphoih Adan Baru Kambalikan Rp10 Juta 
Kacabjari Pidie di Kota Bakti, Muhammad Kadafi. Foto: Ist.

PIDIE - Penggunaan dana desa di Gampong Jumphoih Adan, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie tahun anggaran 2017 dan 2018 terjadi dugaan korupsi mencapai ratusan juta. Saat ini kasus tersebut sedang dalam proses hukum di Kantor Cabang Kejaksaan Negeri (Cab Jari) Pidie di Kota Bakti. 

Kacab Jari Pidie di Kota Bakti, Muhammad Kadafi SH kepada AJNN, Jumat (8/1) mengatakan, berdasarkan tindak lanjut  temuan Inspektorat Pidie, dana yang sudah dikembalikan oleh keuchikgampong setempat, Syamaun baru Rp 10 juta, sementara masih tersisa temuan Rp 332 juta.

"Saat ini kasus dugaan korupsi penggunaaan dana desa gampong setempat sudah tahap penyidikan setelah dilimpahkan Inspektorat Pidie pada Desember 2020," katanya.

Baca: Kejari Pidie Usut Dugaan Korupsi Dana Desa Jumphoih Adan

Lanjut Kadafi, saat ini belum ada yang ditetapkan tersangka terkait kasus dugaan korupsi penggunaaan dana desa, pihaknya masih mengumpulkan barang bukti dan akan memintai keterangan saksi-saksi.

"Dalam waktu dekat ini kita akan memanggil saksi untuk diminta keterangan serta mengumpulkan alat bukti dalam rangka pemberkasan untuk menentukan siapa yang dapat di pertanggungjawaban secara pidana dan pemenuhan unsur kerugian negara," cetus Kadafi.

Komentar

Loading...