Unduh Aplikasi

Keuchik di Aceh Selatan Diduga Pangkas Dana BLT Masyarakat

Keuchik di Aceh Selatan Diduga Pangkas Dana BLT Masyarakat
Ilustrasi. Foto: Net

ACEH SELATAN - Bantuan langsung tunai (BLT) Gampong Labuhan Tarok, Kecamatan Meukek, Kabupaten Aceh Selatan, diduga dipangkas oleh aparatur gampong setempat.

Salah satu penerima BLT Saparuddin mengatakan, pihaknya merasa kecewa terhadap sikap aparatur Gampong Labuhan Tarok, yang memangkas dana BLT sampai Rp 113 ribu per penerima. Seharusnya, kata Saparuddin, para penerima dana BLT yang bersumber dari Dana Desa (DD) sebanyak Rp 300 ribu, tapi yang didapatkan oleh masyarakat hanya berjumlah Rp 187 ribu.

"Saya dan masyarakat yang menerima BLT mengaku sangat kecewa terhadap aparatur Gampong Labuhan Tarok, karena kami terima uang BLT Rp 187.000 tapi lembaran tanda terima (yang ditandatangai) dan berfoto dengan angka Rp 300.000," kata Saparuddin, kepada AJNN, Rabu (17/2).

Kata Saparuddin, pembagian dana BLT yang dipangkas terjadi pada 11 Februari 2021 kemarin. Bahkan, lanjutnya, pihaknya merasa heran apa yang yang dilakukan oleh Keuchik gampong setempat.

Pasalnya, keuchik tersebut merasa aman apapun yang dilakukan, bahkan tidak sesuai dengan hukum yang berlaku dan moralitas.

"Persoalan akan terus terjadi dan berulang, kita heran juga sama Keuchik, apa yang dilakukan merasa aman, apakah karena ada yang beking dibelakang," tuturnya.

Saparuddin meminta, agar pejabat tinggi di Kabupaten Aceh Selatan untuk peka terhadap persoalan yang terjadi di Gampong Labuha Tarok, sehingga masyarakat disana tidak dirugikan oleh sikap Keuchik yang melakukan semena-mena terhadap masyarakat.

"Kita minta agar pejabat di Aceh Selatan tidak diam soal di Gampong Labuhan Tarok, banyak persoal yang tidak jelas disini, dan kita minta untuk penegah hukum untuk melakukan audit menyeluruh dana Desa sejak 2018 hingga kini, karena itu perlu dilakukan, dan kami siap untuk menyajikan data dan laporan, bahkan kami  menduga banyak laporan fiktif pada masa itu," tutupnya.

Komentar

Loading...