Unduh Aplikasi

Keuchik Akui Keluarkan Surat Pernyataan Kepemilikan Tanah kepada Mantan Camat Krueng Sabee

Keuchik Akui Keluarkan Surat Pernyataan Kepemilikan Tanah kepada Mantan Camat Krueng Sabee
ilustrasi penandatangan dokumen. Foto: IST.

ACEH JAYA - Lahan atau tanah seluas lima hektare di wilayah hutan adat kawasan Paya Leuh Desa Alue Tho, kecamatan Krueng Sabee yang digarap oleh mantan Camat Krueng Sabee berdasarkan surat pernyataan penguasaan fisik bidang tanah (sporadik) dan surat pernyataan kepemilikan sebidang tanah merupakan tindakan yang tidak melawan hukum.

Pasalnya, lokasi tanah yang digarap itu sudah sesuai dengan dokumen sporadik dan dokumen lainnya yang dikeluarkan oleh Keuchik Gampong Alue Tho, Mahdini HS  pada tanggal 3 Januari 2020 lalu.

"Bahwa surat-surat sporadik yang saya peroleh adalah sah karena ditandatangani oleh pejabat Tata Usaha Negara, yaitu keuchik berserta perangkatnya," kata Fajri kepada AJNN, Rabu (17/2) malam.

Baca: Mantan Camat di Aceh Jaya Diduga Garap Tanah Desa 

Selain itu, surat dan dokumen tanah itu merupakan atas nama pribadi yang tidak ada sangkut pautnya dengan jabatan yang ia pimpin saat itu. 

"Dokumen itukan atas nama pribadi, jadi jangan pula disangkut pautkan dengan jabatan saya saat itu," tuturnya.

Sementara itu, Keuchik Gampong Alue Tho, Mahdini HS yang dijumpai AJNN pada Rabu (17/2) malam mengakui jika dirinya yang mengeluarkan surat pernyataan kepemilikan sebidang tanah dalam wilayah hutan adat desa Alue Tho untuk saudara Fajri pada pada tanggal 3 Januari 2020 lalu.

Selain itu, dirinya juga mengakui bahwa benar surat pernyataan penguasaan fisik bidang tanah (sporadik) pernah ia tandatangani.

"Memang saya yang mengeluarkan sporadik itu, dan saya juga turut menandatangi surat pernyataan kepemilikan sebidang tanah dalam wilayah hutan adat desa Alue Tho," ungap Kechik Mai sapaan akrab Mahdini.

Selain itu, Ketua Tuha Peut Gampong Alue Tho, M.Hasyem juga mengakui jika dirinya turut menandatangi surat pernyataan kepemilikan sebidang tanah dalam wilayah hutan adat desa Alue Tho bukan atas dasar paksaan.

"Iya benar, saya sendiri yang menandatangani surat itu," pungkas M.Hasyem.

HUT Pijay

Komentar

Loading...