Unduh Aplikasi

Ketua STAIN: Pemindahan Kampus ke Alpen Tunggu Putusan Inkrah

Ketua STAIN: Pemindahan Kampus ke Alpen Tunggu Putusan Inkrah
Jalan menuju Kampus STAIN Meulaboh diblokir. Foto: Ist

ACEH BARAT - Terkait masih dengan diblokirnya jalan menuju kampus Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh, Ketua STAIN Teungku Dirudeng Inayatillah berharap putusan Pengadilan Negeri (PN) Meulaboh memutuskan seadil-adinya atas gugatan warga terhadap kampus itu.

Menurut Innayatillah, berdasarkan putusan sela, Pengadilan Negeri Meulaboh menolak gugatan warga yang mengklaim jika tanah tersebut milik mereka.

Baca: Warga Blokir Jalan ke Kampus Baru STAIN Meulaboh

"Sebenarnya keputusan sela menolak gugatan warga. Namun warga tetap ingin menunggu keputusan akhir, sehingga jalan tersebut masih diblokir," kata Inayatillah, saat dihubungi AJNN, Rabu, (28/8).

Dikatakannya, atas keinginan warga tersebut pihaknya yang sebenarnya kemarin hendak memindahkan aktivitas perkuliahan di kampus baru yang berada di Alue Penyareng, Desa Gunong Kleng, Kecamatan Meureubo terpaksa ditunda terlebih dahulu.

Sambil menunggu putusan akhir atau inkrah, kata dia, pihaknya akan melaksanakan aktivitas kuliah di kampus lama yang berada di Jalan Sisinga Mangaraja, Desa Gampa, Kecamatan Johan Pahlawan.

Selain menunggu putusan pengadilan, kata dia, saat ini Muspika juga sedang mencoba mediasi dengan warga yang mengklain jika lahan tersebut merupakan milik mereka.

"Kita berharap sih persoalan ini cepat selesai, karena ini kepentingan anak bangsa. Kami selaku yang diberi amanah terus berusaha memberikan yang terbaik agar pendidikan anak bangsa berjalan dengan baik," ujarnya.

Komentar

Loading...