Unduh Aplikasi

Ketua PWI Aceh: Sengaja Halangi Tugas Wartawan akan Dikenakan Sanksi

Ketua PWI Aceh: Sengaja Halangi Tugas Wartawan akan Dikenakan Sanksi
Ilustrasi. Foto: Net

BANDA ACEH - Bekas Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Aceh Tamiang, Umran ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian setempat karena diduga menghalangi tugas jurnalis.

Terkait masalah itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh, Tarmilin Usman mengatakan bahwa siapa saja yang sengaja menghalangi tugas wartawan akan mendapatkan sanksi khusus sesuai aturan yang terkandung dalam Undang-undang nomor 40 tahun 1999 tentang pers.

"Kalau dengan sengaja menghalang-halangi tugas wartawan, sanksinya memang telah diatur khusus dalam UU Pers no 40 tahun 1999," kata Tarmilin Usman kepada AJNN, Jum'at (6/10).

Baca: Diduga Halangi Tugas Wartawan, Mantan Ketua PAN Aceh Tamiang Jadi Tersangka

Ditetapkannya Umran sebagai tersangka, menurut Tarmilin, pihak kepolisian sudah pasti telah menemukan bukti kuat tentang adanya tindakan menghalangi tugas wartawan, sehingga kasus ini terus diproses.

"Saya mengingatkan kepada semua kita, bahwa wartawan dalam bertugas dilindungi undang-undang," ujarnya.

Tak hanya itu, Tarmilin juga mengatakan jika ada wartawan melanggar ketentuan seperti yang telah diamahkan dalam UU tersebut juga akan mendapat sanksinya.

Komentar

Loading...