Unduh Aplikasi

Ketua KPA Aceh Jaya Cabut Larangan Pengibaran Bulan Bintang

Ketua KPA Aceh Jaya Cabut Larangan Pengibaran Bulan Bintang
Ketua KPA Aceh Jaya, Tgk Saifuddin (Pang Sai). Foto: Ist

ACEH JAYA - Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Meureuhom Daya Kabupaten Aceh Jaya menarik kembali imbauannya terkait larangan pengibaran bendera Bulan Bintang dalam rangka memperingati Milad GAM di Kabupaten Aceh Jaya.

Tgk Saifuddin mengungkapkan imbauan larangan untuk pengibaran bendera Bulan Bintang yang diintruksikan pihaknya itu berdasarkan surat edaran yang diterima dari Ketua KPA Pusat.

Namun belakangan diketahui jika surat edaran yang ditandatangan oleh H.Muzakif manaf selaku ketua KPA Pusat itu ternyata hoaks.

Baca: Jubir KPA: Surat Larangan Pengibaran Bulan Bintang Bukan dari Mualem

"Sebelumnya kita imbau seluruh kombatan untuk tidak mengibarkan bendera Bulan Bintang itu karena beredar surat dari Ketua KPA Pusat, tapi ternyata surat tersebut hoaks yang dibuat oleh oknum yang tidak bertanggung jawab," ungkap Pang Sai sapaan Tgk Saifuddin kepada AJNN, Senin (2/12) malam.

Dari itu, pihaknya mengutuk keras oknum yang sudah mengedarkan surat edaran terkait larangan pengibaran bendera Bulan Bintang pada tanggal 4 Desember 2019.

Baca: Mantan Kombatan Diminta Tak Kibarkan Bendera Bulan Bintang saat Milad GAM

"Surat itu murni hoaks, bukan dari Mualem atau Tgk H muzakir Manaf selaku Ketua KPA Pusat, karena beliau tidak pernah mengeluarkan surat larangan tersebut," jelas Pang Sai.

"Intinya, kita tidak melarang dan juga tidak menyuruh masyarakat maupun kombatan untuk mengibarkan atau tidak mengibarkan bendera Aceh pada saat Milad nanti," tuturnya.

Dia menambahkan, sesuai dengan intruksi juru bicara KPA Pusat, Azhari Cagee telah meminta kepada seluruh panglima wilayah, panglima daerah dan panglima sagoe agar dalam menerima info selalu mengikuti garis komando dan berhati - hati karna dengan kejadian ini ada pihak-pihak yang sedang mengobok- obok damai Aceh.

"Tentu kami sangat mematuhi segala inturuksi KPA Pusat, dan memang tadi sempat tersebar bahwa adanya beredar surat hoaks dan kita meminta kepada masyarakat agar tidak termakan dengan informasi hoak tersebut," katanya.

Komentar

Loading...