Unduh Aplikasi

PEMBANGUNAN PABRIK SEMEN DIHENTIKAN

Ketua Komisi IV DPRA: Saya Yakin Bukan Hanya Masalah Lahan

Ketua Komisi IV DPRA: Saya Yakin Bukan Hanya Masalah Lahan
Surat penundaan pembangunan proyek pembangunan semen Indonesia Aceh. Foto: Dok AJNN

BANDA ACEH - Menanggapi penghentian pembangunan pabrik semen di Pidie, Ketua Fraksi IV Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, Tengku Anwar Ramli menyarankan pemerintah mefasilitasi para untuk duduk bersama.

"Kepada Pemkab Pidie agar lebih pro aktif lagi, karena rencana pabrik semen ini didirikan di wilayahnya. Tentunya yang paling menerima dampak positif dan negatif dari pembangunan pabrik semen ini adalah masyarakat Kabupaten Pidie," katanya saat diwawancara AJNN, Senin (16/10) malam.

Baca: Ketua DPRA: Gubernur Harus Tegas

Menurutnya, permasalahan teknis lebih mudah diatasi dibandingkan dengan permasalahan sosial. Dalam penyelesaian ranah permasalahan sosial inilah Pemkab Pidie sangat dibutuhkan peran aktifnya.

Tengku Anwar juga berharap PT SIA agar lebih terbuka kepada semua pihak, sehingga berbagai persoalan dapat dicarikan solusi terbaiknya. PT SIA juga dapat melakukan sosialisasi rencananya kepada masyarakat secara lebih intensif dan persuasif, sehingga bila masih ada salah pengertian dengan masyarakat dapat diselesaikan dengan musyawarah dan mufakat.

Baca: Ini Penjelasan Direktur Pabrik Semen Indonesia Aceh

"Insya Allah saya sebagai salah satu Anggota DPRA Dapil II Akan mendorong lembaga DPRA agar segera dapat memanggil PT SIA dan Pemerintah Aceh untuk duduk bersama guna mencari permasalahan dan mencari solusi penyelesaiannya," sebutnya.

"Saya yakin permasalahan ini tidak hanya sekedar permasalahan pembebasan lahan.Namun perlu informasi yang akurat dan keterbukaan dari para pihak agar kita dapat membantu penyelesaian permasalahan ini. Kami harapkan tidak ada hal yang ditutup-tutupi," katanya.

Komentar

Loading...