Unduh Aplikasi

Ketua HIPMI Aceh Digoyang Mosi Tak Percaya, HIPMI Langsa Angkat Bicara

Ketua HIPMI Aceh Digoyang Mosi Tak Percaya, HIPMI Langsa Angkat Bicara
Ketua Umum BPC HIPMI Langsa, Muhammad Ibnu Sina.

LANGSA - BPC HIPMI Langsa angkat bicara terkait mosi tidak percaya yang disampaikan oleh sembilan BPC kepada Ketua HIPMI Aceh Furqan Firmandez. BPC HIPMI Langsa angkat bicara.

"Mosi tidak percaya yang disampaikan oleh 9 BPC terhadap Ketua HIPMI Aceh itu salah sasaran atau salah alamat," kata Ketua Umum BPC HIPMI Langsa, Muhammad Ibnu Sina kepada AJNN, Sabtu (27/1).

 Baca: Ketua HIPMI Aceh Furqan Firmandez Digoyang Mosi Tidak Percaya

Seharusnya, kata Ibnu, para BPC itu memfokuskan dulu program di BPC masing-masing baru melihat kekurangan pada HIPMI Aceh.

Karena, menurut Ibnu, sebagian BPC yang memberikan mosi tidak percaya kepada BPD HIPMI Aceh, baru saja menyelesaikan musyawarah cabang (Muscab).

"Seharusnya yang bisa memberikan mosi tidak percaya itu adalah para ketua bpc-bpc periode 2014-2017, bukan yang beberapa bulan baru selesai Muscab itu," kata Ibnu.

Disisi lain, Ibnu menilai kinerja SC untuk pelaksanaan Musda sudah sesuai prosedur. Ia berharap, Musda bisa terlaksana tanpa terpengaruh mosi tidak percaya yang salah alamat itu.

"Kami dari BPC HIPMI Langsa meminta kepada BPD HIPMI Aceh untuk segera melaksanakan Musda, karena tahapan-tahapan Musda yang di lakukan oleh SC (steering commite) sudah sesuai dengan prosedural yang tertuang dalam AD/ART dan PO HIPMI," katanya.

Baca: Digoyang Mosi Tidak Percaya, Ketua Hipmi Aceh: Mereka Salah Sasaran

Ibnu juga meminta kepada BPD HIPMI Aceh dan SC Musda ke XIII supaya tidak meloloskan bacalon yang tidak cukup syarat, karena akan berdampak tidak baik terhadap organisasi HIPMI ke depannya.

"BPC HIPMI Langsa akan menempuh jalur hukum bila BPD HIPMI Aceh dan SC tidak bersikap netral dan meluluskan balontum HIPMI Aceh yang tidak cukup syarat yang ada di PO HIPMI yaitu tidak mempunyai sertifikat diklatda." imbuh Ibnu Sina.

Komentar

Loading...