Unduh Aplikasi

Ketua GMNI Bener Meriah: Provinsi ALA Keinginan Masyarakat, Bukan Kepentingan Elit

Ketua GMNI Bener Meriah: Provinsi ALA Keinginan Masyarakat, Bukan Kepentingan Elit
Ketua GMNI Bener Meriah, Satria Darmawan. Foto: for AJNN.

BENER MERIAH - Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bener Meriah, Satria Darmawan mendukung penuh pembentukan provinsi Aceh Leuser Antara (ALA). Pembentukan provinsi baru ini menurut Satria sudah lama diinginkan oleh masyarakat yang tinggal di wilayah ALA dan sekitarnya. 

"Ini merupakan perjuangan panjang. Kami sendiri menilai munculnya keinginan menjadi provinsi sendiri dan terpisah dari Aceh disebabkan oleh ketimpangan pembangunan di wilayah tengah Aceh," ujar Satria Darmawan kepada AJNN, Kamis (24/9/2020) di Redelong.

Selain itu, saat ini GMNI melihat pembangunan di beberapa di Aceh, khususnya wilayah tengah belum merata. Untuk itu pihaknya meminta pemerintah pusat untuk memenuhi permintaan masyarakat ALA membentuk provinsi baru. Perjuangan ini menurut Satria sudah ada sebelum timbulnya konflik antara DPRA dan Plt Gubernur Aceh. Sehingga tidak ada kepentingan elit dan isu yang dimunculkan menjelang Pilkada 2022.

"Perjuangan ini murni lahir keinginan masyarakat wilayah tengah dan jauh dari isu proyek multi years dan politik," ujar Satria

Sebagai bagian dari unsur mahasiswa dan pemuda, GMNI sendiri menurut Satria akan mengambil peran di dalam advokasi dan pengiringan massa serta pembentukan opini untuk perjuangan ini. 

Satria juga mengungkapkan kalau dulu pada tahun 2015, mereka bahwa pernah melakukan konvoi konsilidasi di beberapa kabupaten serumpun.

"Kita sudah galang massa untuk pemekaran provinsi ini ALA di segmen pemuda," ungkap Satria.

Terkait bagaimana mematangkan persiapan perjuangan, Satria secara lugas  mengatakan kalau saat ini di seluruh kabupaten kota sudah ada Komite Pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara (KP3 ALA). GMNI berharap lembaga ini bisa melakukan komunikasi dan konsilidasi dengan dua Kabupaten/kota lain yaitu Kabupaten Aceh Singkil dan kota Subulussalam.

"Kita sudah lakukan konsilidasi, namun pemguatannya nanti lebih di KP3 ALA. Untuk itu kami juga meminta KP3 ALA yang ada di setiap kabupaten untuk terus melakukan komunikasi di tingkat Grassroots (Akar rumput)," pungkas Satria Darmawan.

Komentar

Loading...