Unduh Aplikasi

Ketua DPRK: Rencana Pengalihan Pasar Pusong Jadi Hotel Perlu Dikaji Ulang  

Ketua DPRK: Rencana Pengalihan Pasar Pusong Jadi Hotel Perlu Dikaji Ulang  
Pasar terbengkalai yang rencana dialihfungsikan jadi hotel. Foto: AJNN/Sarina Salinan ini telah tayang di https://www.ajnn.net/news/pasar-terbengkalai-di-pusong-akan-dialihfungsikan-jadi-hotel/index.html.

LHOKSEUMAWE – Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Lhokseumawe meminta pemerintah kota setempat  mengkaji ulang rencana pengalihan bangunan pasar Pusong menjadi hotel.

Baca: Pasar Terbengkalai di Pusong akan Dialihfungsikan Jadi Hotel

“Kita dukung semua program yang dilakukan oleh Pemerintah, namun kalau soal pengalihan pasar Pusong menjadi hotel perlu dikaji ulang,” kata Ketua DPRK Lhokseumawe, Ismail A Manaf, Rabu (29/7).

Dikatakan Ismail, mengingat kondisi Kota Lhokseumawe banyak bangunan yang tidak berfungsi setelah dibangun, harusnya Pemerintah lebih fokus untuk memfungsikan itu.

“Kenapa saya katakan perlu dikaji ulang, karena dikhawatirkan akan terjadi hal yang sama pada masa mendatang, akan ikut terbengkalai juga,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kota Lhokseumawe akan mengalihfungsikan bangunan pasar tradisional yang terbengkalai di Gampong Pusong, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe menjadi hotel (penginapan).
 
“Jadi, menindaklanjuti seruan dari Kemendagri, aset-aset atau bangunan lama yang terbengkalai agar segera difungsikan kembali. Sebelumnya, di tahun 2019 bangunan itu sudah direhab oleh Disperindag Aceh namun tidak juga digunakan,” kata Kadisperindagkop Lhokseumawe, Ramli kepada AJNN, Senin (20/7).
 
Sambung Ramli, oleh karena itu pihaknya berinisiatif agar bangunan tersebut bisa digunakan, dan juga bermanfaat untuk masyarakat, Pemko Lhokseumawe dan pendapatan asli daerah (PAD), maka akan dialihkan menjadi hotel.

Menurutnya, bangunan terbengkalai itu dijadikan hotel, karena bentuk bangunannya berupa jembatan. Dan di bawahnya akan tetap dijadikan pasar tradisional, dan nanti akan dikelola dengan baik, agar tidak sembrawut seperti saat ini.
 
“Kita sudah memanggil konsultan, dan saat ini mereka sedang bekerja untuk membuat detail engineering design (DED) yang anggarannya sudah dialokasikan dalam APBK Lhokseumawe tahun 2020,” ujarnya.

Komentar

Loading...