Unduh Aplikasi

Ketua DPRK Banda Aceh: wakil rakyat harus merakyat

Ketua DPRK Banda Aceh: wakil rakyat harus merakyat
Wpid 20141013 142234
BANDA ACEH - Sesuai dengan sebutan wakil rakyat, sudah seharusnya anggota  Dewan Perwakilan Rakyat bersikap merakyat.

"Anggota dewan tidak boleh terlalu eklusif, kita berada di sini (DPR) karena rakyat, jadi jangan pernah memposisikan diri seperti menara gading,"kata Arif Fadillah, Ketua DPRK Banda Aceh dalam wawancara dengan AJNN, Senin (13/10), di ruang kerjanya.

Ini periode kedua bagi Arif dipercayakan menjadi wakil rakyat di parlemen Kota Banda Aceh. Bahkan dia mendapatkan amanah tambahan yakni menjadi ketua DPRK hingga lima tahun ke depan.

"Partai memberikan amanah ini kepada saya. Sebagai kader saya harus siap. Amanah ini harus saya pertanggungjawabkan, kepada rakyat dan kepada tuhan," tambah politisi Partai Demokrat ini.

Cerita Arif, sebagai wakil rakyat dirinya selalu menyediakan waktu untuk masyarakat, dia masih sering ngopi bersama dengan masyarakat biasa. Terkadang juga tetap menghadiri undangan perkawinan, sunatan rasul hingga acara lainnya meski itu acara di rumah masyarakat biasa.

"Saya tidak memilih,  tidak mesti harus acara pejabat baru saya hadiri,"tambahnya.

Sebagai komitmen Arif bersikap merakyat, dia mengatakan gedung DPR terbuka untuk masyarakat. "Bila ingin bertemu saya, silahkan ketuk pintu silahkan masuk. Gedung DPR adalah milik rakyat,"katanya.

Selain itu, dalam penyusunan APKB 2015, Arif juga menginginkan APBK pro rakyat, dengan mengalokasikan anggaran lebih besar untuk sektor home industri atau pemberdayaan ekonomi sektor riil.

ZUL JM

Komentar

Loading...