Unduh Aplikasi

Ketua DPRA: Data Jumlah Tapol/Napol Masih Belum Jelas

Ketua DPRA: Data Jumlah Tapol/Napol Masih Belum Jelas

BANDA ACEH - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Muharuddin menyampaikan bahwa persoalan reintegrasi Aceh sebenarnya sudah berjalan sangat lama, dimulai sejak tahun 2005 hingga saat ini, namun masih terkendala dengan data jumlah para anggota tapol/napol dan korban konflik lainnya.

"Proses ini sudah lama, namun data masih carut marut, maka dari itu perlu dilihat kembali," kata Muharuddin saat menanggapi tuntutan yang disampaikan para demonstran dari bekas Tahanan Narapidana Politik (Tapol/Napol) Aceh, Selasa (8/11).

Baca: Bekas Tapol Napol Tuntut Hak ke DPRA

Muharuddin menjelaskan, DPRA sudah menerima usulan tapol/napol, dan telah mengusulkan sebuah lembaga yaitu yaitu Badan Integrasi Aceh (BRA), jadi kedepan semua usulan akan ditindak lanjuti dan mengecek ulang dengan BRA terkait berapa oranng telah menerima bantuan.

"Disitu nanti akan dilihat siapa anggota tapol/napol yang sudah dapat dan belum, ini perlu proses waktu lama," ujarnya.

Kedepan, lanjut Muharuddin, seluruh data yang sudah ada akan kembali dilakukan verifikasi ulang sehingga tidak terkendala lagi dengan jumlah dan data sudah akurat. Dan diharapkan nantinya BRA mampu bekerja ekstra dalam merekap data korban konflik yang ada diseluruh Aceh.

"Mudah-mudahan persoalan reintegrasi ini segera terjawab semua," harap Muharuddin.

Komentar

Loading...