Unduh Aplikasi

Ketua BRA Diduga Ambil Kewenangan Gubernur Aceh Terkait Pergantian Tenaga Kontrak

Ketua BRA Diduga Ambil Kewenangan Gubernur Aceh Terkait Pergantian Tenaga Kontrak
Logo BRA. Foto: IST.

BANDA ACEH - Ketua Badan Reintegrasi Aceh (BRA), Fakhrurrazi Yusuf mengganti 13 orang tenaga kontrak di Sekretariat BRA. Sesuai dengan aturan dan prosedur pemberhentian dan pengangkatan tenaga honorer dilingkungan SKPA harus sepengetahuan Kepala Sekretariat BRA, Syukri Bin M. Yusuf dan juga terlebih dahulu harus mendapatkan persetujuan dari Gubernur Aceh, Nova Iriansyah. 

Seperti apa mekanisme pemberhentian dan pengangkatan tenaga honorer dilingkungan SKPA? Sumber terpercaya AJNN mengatakan bahwa prosedur pemberhentian dan pengangkatan tenaga honorer itu ada mekanismenya.

Baca: Kepala BRA Angkat Jamaluddin Jadi Deputi

“Terlebih dahulu dilakukan evaluasi berdasarkan analisis kebutuhan Berdasarkan tupoksi SKPA serta menilai kinerja staf honorer, lalu Sekretaris BRA selaku Pengguna Anggran (PA) memutuskan memberhentikan atau tetap memperpanjang kontrak, kemudian diajukan kepada Gubernur Aceh untuk mendapat persetujuan guna mendapat register, baru Sekretaris BRA menerbitkan SK, bukan Kepala BRA,” ungkap sumber AJNN, Sabtu (13/1/21).

Dokumen AJNN

Dari penelusuran dan informasi yang diperoleh oleh AJNN, pemberhentian dan pengangkatan 13 tenaga honorer tersebut diduga tidak dilakukan sesuai prosedur.

Pergantian tersebut termuat dalam surat tanggal 15 Januari 2021 yang ditandatangani langsung oleh Fakhrurrazi. Sehingga diduga hal tersebut diluar kewenangannya sebagai ketua BRA. 

AJNN sudah berusaha mengkonfirmasi informasi terkait pergantian tenaga kontrak tersebut kepada Fakhrurrazi melalui sambungan telepon. Tapi beberapa kali dihubungi, Fakhrurrazi tidak menjawab telepon dari AJNN.

Selanjutnya AJNN mengirimkan pesan WhatsApp kepada yang bersangkutan dengan pertanyaan, apakah pergantian tenaga kontrak itu sudah sepengetahuan dan izin gubernur Aceh? Dan apakah ketua BRA berwenang menganti tenaga kontrak? 

Lalu pada pukul 09.42 WIB, Sabtu (13/2) Fakhrurrazi membalas pesan tersebut, dengan meminta AJNN untuk menghubungi pihak sekretariat BRA.

"Hubungi Sekretariat BRA," ujar Fakhrurrazi singkat.

Tapi saat AJNN menanyakan bahwa di surat tersebut ada tanda tangan dirinya sebagai ketua BRA dan informasi dari sumber terpercaya AJNN yang menyebutkan bahwa Kepala Sekretariat BRA tidak mengetahui hal tersebut, Fakhrurrazi tidak membalas lagi, dan pesan WhatsAppnya menjadi centang satu.

Selain kepada Fakhrurrazi Yusuf, AJNN juga menghubungi Kepala sekretariat BRA, Syukri Bin M. Yusuf. Namun sampai berita ini diterbitkan, Syukri tidak mengangkat telepon dan membalas pesan AJNN melalui WhatsApp.

Berikut nama-nama tenaga kontrak Sekretariatan BRA yang diganti:

1. Muhammad Daud diganti dengan Nabila Fuady.
2. Cut Khairunnisa diganti dengan Sharfina Sofira.
3. Cut Raisyari Bastiani diganti dengan Muhajir.
4. Dinda Amelia diganti dengan Beni Prima
5. Feiri Nursyida diganti dengan Abul Hada.
6. Mursal Mardani diganti dengan Ousvita Afrija.
7. Muslim AR diganti dengan Noorian Ramadhan.
8. Juliani diganti dengan Husniati.
9. Nia Azharina diganti dengan Heru Yudika Candra Frebri.
10. Siti Nurafiqa diganti dengan Siti Nurjanah Hasan.
11. Aidil Asmara diganti dengan Ahmad Al Kadri.
12. Nurma diganti dengan Zulfaldi.
13. Intan Clara diganti dengan Fanny Nafa Dita.

Pemkab Bener Meriah _Ramadhan

Komentar

Loading...