Unduh Aplikasi

Ketika Kampanye, Massa Pendukung Dilarang Gunakan Mobil Bak Terbuka

Ketika Kampanye, Massa Pendukung Dilarang Gunakan Mobil Bak Terbuka
Ilustrasi. Foto: Net

BANDA ACEH - Wakil Kepala Kepolisian Daerah Brigjen Pol Bambang Soetjahyo mengimbau kepada massa calon kepala daerah baik gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati serta wali kota dan wakil wali kota untuk tidak mengunakan mobil bak terbuka saat melakukan kampanye.

"Untuk keselamatan, kami mengimbau agar massa dari calon kandidat tidak mengunakan mobil bak terbuka saat kampanye nanti," katanya, Rabu (16/11).

Wakapolda juga menambahkan untuk menghindari kecelakaan saat berkampanye massa dari kandidat diminta untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan dilarang melebihi batas waktu kecepatan.

"Massa diminta untuk tertib dalam berlalu lintas dan mengunakan helm bagi pengendara roda dua," ujarnya.

Data dari kepolisian jumlah kecelakaan lalu lintas di Aceh tahun 2014 ada 32 kasus. Sedangkan tahun 2015 terdapat 36 kejadian.

"Ini artinya ada peningkatan empat kasus kejadian laka lantas," jelasnya.

Sementara jumlah korban meninggal di jalan raya paling banyak di tahun 2014 yakni 18 orang jika dibandingkan tahun 2015 berkisar 14 orang.

"Untuk meminimalisir angka kecelakaan dan pelanggaran berlalu lintas, Polda Aceh meminta agar semua masyarakat untuk bersama-sama menciptakan keamanan, keselamatan ketertiban dan kelancaran berlalu lintas (Kamsebtibcar)," kata Bambang.

Operasi rencong yang dilaksanakan selama 14 hari sejak 16 sampai 29 November 2016, kepolisian daerah Aceh mengerahkan 752 personel.

"Ada beberapa pelanggaran yang menjadi sasaran kita pada operasi Zebra tahun ini, salah satunya pelanggaran rambu-rambu lalu lintas, pelanggaran batas kecepatan bagi kenderaan roda dua dan empat," kata Wakapolda Aceh Brigjen Pol Bambang Soetjahyo.

Komentar

Loading...