Unduh Aplikasi

Keterlambatan Penyaluran Pupuk Subsidi, Ini Penjelasan Dinas Pertanian Pidie

Keterlambatan Penyaluran Pupuk Subsidi, Ini Penjelasan Dinas Pertanian Pidie
ilustrasi pupuk bersubsidi. Foto: IST.

PIDIE - Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpan) Pidie Sofyan mengatakan proses pengalokasian kuota pupuk untuk Kabupaten Pidie pada awal tahun anggaran. Sementara musim tanam padi rendengan sudah mulai sebelum pengalokasian pupuk tersebut. Artinya penanaman padi berbasis musim tanam, sementara alokasi pupuk berbasis tahun anggaran.

“Proses pupuk bersubsidi terhitung Januari hingga Desember mengikuti tahun anggaran sementara padi sudah mulai ditanam pada Oktober dan November  2020, sedangkan proses pengalokasian pupuk pada Januari 2021,” ujarnya.

Sofyan menambahkan, setelah menerima pengalokasian pupuk subsidi pada Januari, pihak distributor juga melakukan penandatanganan kontrak dengan pengecer dan Badan Penyuluhan pertanian (BPP) juga melakukan proses input data Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

“Pengalokasian pupuk terhitung tahun anggaran jadi bukan mengikuti pola tanam padi, selain itu pihak distributor juga perlu membuat perjanjian kontrak dengan pengecer,” katanya.

Saat ini pupuk subsidi sudah mulai didistribusikan kepada petani disejumlah baik itu jenis pupuk Urea, Sp36, Za dan Phonska-NPK. Untuk  jumlah kuota pupuk subsidi untuk Kabupaten Pidie pada tahun ini sebanyak 14.810 ton dengan rincian Urea 8000 ton, Sp36 18 ton, Za 12 ton, NPK phoska 6000 ton dan Organik 780 ton.

Komentar

Loading...