Unduh Aplikasi

Kesejahteraan Petani di Aceh Meningkat

Kesejahteraan Petani di Aceh Meningkat
Foto: medanbisnisdaily
BANDA ACEH – Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat tingkat kesejahteraan petani di Aceh per Juli 2016 mengalami peningkatan. Hal itu sesuai data BPS Aceh yang diterima AJNN, Senin (1/8).

Peningkatan kesejahteraan ini dikarenakan indeks yang diterima petani mengalami peningkatan sebesar 0,03 persen. Atau lebih kecil dari peningkatan indeks yang dibayar petani yang meningkat sebesar 0,70 persen, dari bulan sebelumnya yaitu 122,24 menjadi 123,09.

Hasil pemantauan BPS Aceh pada Juli 2016, diketahui penurunan nilai tukar petani (NTP) terjadi di seluruh subsector, seperti peternakan 0,91 persen, hortikultura 0,87 persen, tanaman perkebunan rakyat 0,83 persen, perikanan 0,46 persen, dan tanaman pangan sebesar 0,27 persen.

Sedangkan harga kebutuhan rumah tangga terjadi inflasi atau meningkat. Dari hasil pemantauan BPS Aceh di daerah pedesaan, peningkatan itu dipicu oleh naiknya indeks kelompok makanan jadi. Seperti minuman, rokok, dan tembakau sebesar 1,16 persen. Kemudian disusul bahan makanan 1,01 persen, pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,52 persen, kesehatan 0,22 persen, serta transportasi dan komunikasi sebesar 0,11 persen.

BPS Aceh juga mencatat harga gabah kering panen (GKP) mengalami penurunan dari bulan sebelumnya. Juli ini harga GKP turun sebesar Rp 39,73 per kilogram atau harga GKP menjadi Rp 4.668,33 per kilogram. Sedangkan harga gabah kualitas rendah (GKR) di petani mencapai Rp 5.100,00 per kilogram.

Komentar

Loading...