Unduh Aplikasi

Kesal Anaknya Dipecat, Warga Seuneubok Aniaya Ketua BKM Masjid Agung Meulaboh

Kesal Anaknya Dipecat, Warga Seuneubok Aniaya Ketua BKM Masjid Agung Meulaboh
ilustrasi. Foto: Net

ACEH BARAT - Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh, Anwar, Sabtu, (23/6) malam mendapat penganiayaan oleh MH alias Janggot, warga Desa Seuneubok, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat.

Kepala Kepolisian Resor (Polres) Aceh Barat, Ajun Komisaris Besar Polisi Raden Bobby Aria Prakasa memalui KBO Reserse Dan Kriminal (Reskrim) Inspektur Dua P Pangabean membenarkan atas penganiayaan yang dialami oleh Anwar, dan saat ini telah ditangani pihak Kepolisian.

“Benar tadi malam sekitar pukul 23.00 WIB korban telah melaporkan ke kita atas peristiwa itu. Dan sekarang sedang kita tangani, “ kata P Panggabean.

Menurut Panggabean, penganiayaan itu terjadi lantaran MH kesal atas pemecatan yang dilakukan Anwar terhadap anaknya Mullah yang selama ini bekerja sebagai Cleaning Service di masjid tersebut.

Pemukulan terhadap ketua BKM itu dilakukan di warung mie Si Yus yang berada di Jalan Beringin Maju, Desa Seunenubok saat Anwar singgah diwarung tersebut.

Sebelum dilakukan pemukulan, kata dia, MH yang saat itu juga berada diwarung tersebut bertanya pada Anwar atas alasan pemecanatan anaknya itu, namun menurut keterangan pelaku korban menjawab dengan nada keras sehingga membuat pelaku kesal.

“Kronologisnya saat itu pelaku tanya sama korban si Anwar kenapa anaknya dipecat, tapi korban menjawab dengan kata-kata tidak menyenangkan. Dibilang sama Anwar siapa yang nggak bagus kerja saya pecat. Dapat jawaban itu lantas pelaku kesal dan langsung memukul korban,” ujarnya.

Akibatnya, kata dia, korban mengalami luka robek pada bagian tulang hidung dan juga memar dibagian mata, dan terlihat ada darah dipakaian korban. Atas kasus itu, kata dia, korban telah menjalani visum.

Panggabean menerangkan, jika kasus tersebut merupakan tindak pidana ringan dan kemungkinan akan diselesaikan melalui perangkat Desa.

 

Komentar

Loading...