Unduh Aplikasi

INTERMESO

Keranjang Syukur

Keranjang Syukur
Ilustrasi: SD.

SETIAP hari kita keluar rumah untuk mencari sesuatu dan membawanya pulang sebagai sebuah kebahagiaan. Setiap hari kita menggesek layar telepon cerdas untuk mencari sesuatu yang membuat kita bahagia. Tapi apa?

Ada yang mencari terlalu jauh. Tak puas di dalam kampung, lantas pergi ke kampung sebelah. Tiba-tiba kaki sudah sampai ke kota atau negara seberang. Terus, apa?

Namun semakin dicari, hati malah semakin gelisah. Sesuatu yang kita cari, dan kita sangka akan merasa bahagiaan saat menemukannya, malah menambah kegelisahan. Memunculkan keinginan lain. 

Ternyata, kita memang tak benar-benar mencari apa yang kita dapati. Karena sesungguhnya, apa yang kita cari itu hanya fatamorgana, karena bukan itu yang sesungguhnya kita cari. 

Ternyata yang kita cari itu sangat sederhana. Bukan sebuah kemewahan dan prasangka lain yang kita anggap sebagai sebuah sumber kebahagiaan. 

Kita memang tak pernah merasa cukup karena kita tak pernah bersyukur. Mungkin kita fasih melafazkan kalimat, “alhamdulillah”. Tapi kita tak pernah benar-benar bersyukur kepada pemilik langit, bumi dan seisinya, dengan kalimat itu. 

Hidup itu hanya bisa dinikmati saat kita mampu memenuhi hati dengan sekeranjang buah syukur yang kita kumpulkan dari setiap detik nikmat yang kita terima. Sampai pada akhirnya, kita memahami kita tak perlu mencari-cari jauh kebahagiaan. Itu semua ada di sekitar kita. 

Komentar

Loading...