Unduh Aplikasi

Keracunan Santri Dayah NURA Diduga Akibat Asap Fogging oleh Tim Puskesmas Pidie

Keracunan Santri Dayah NURA Diduga Akibat Asap Fogging oleh Tim Puskesmas Pidie
Santri Dayah NURA dirawat di RSUD Tgk Chik Ditiro. Foto: Salman

PIDIE - 17 santri perempuan Dayah Nurul Rasyad Al-Aziziyyah (NURA) Gampong Mesjid Runtoh, Gampong Tijue, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie mengalami karacunan diduga akibat terhirup asap fogging yang dilakukan pihak Puskesmas setempat.

Kapolres Pidie AKBP Andi Nugraha Setiawan Siregar SIK melalui Kapolsek Pidie Ipda Junaidi kepada AJNN, Sabtu (7/12) mengatakan, fogging dilakukan tim puskemas setempat atas permintaan pimpinan dayah setempat karena seorang santri mengalami sakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

"Pimpinan Dayah NURA membuatkan surat permohonan ke Puskesmas Pidie agar dilakukan fogging di dalam dayah agar santri terhindar dari penyakit DBD," kata Junaidi.

Junaidi menuturkan, tim Puskesmas Pidie melakukan fogging di Dayah Nura pada Jumat (6/12) sekira pukul 16.00 WIB. Pada saat sedang dilakukan fongging tiba-tiba santri yang terjatuh pingsan. Bahkan beberapa santri mengalami sesak diduga akibat terhirup asap dari fogging tersebut.

"17 santri yang mengalami keracunan dilarikan ke RSU Tgk Chik Ditiro, Sigli untuk mendapatkan perawatan, lima diantara sudah dibawa pulang," katanya

Secara terpisah Kabid Pelayanan RSU Tgk Chik Ditiro, Sigli dr Dwi Wijaya mengatakan, pasien yang mengalami sesak pernafasan ditangani langsung oleh doktet spesialis anak dr Debi Trianitasari Sp A.

Kondisi 12 pasien yang dirawat di ruang Telinga Hidung Tenggorokan (THT) dan ruang anak saat ini sudah berangsur membaik bahkan sebagian diantaranya sudah dibawa pulang pihak keluarga.

"Berdasarkan keterangan dokter, pasien yang mengalami sesak nafas akibat terhirup asap fogging," ujarnya.

Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...