Unduh Aplikasi

Kepsek SD Negeri Kuta Simboling Singkil Alami Penolakan dari Para Guru

Kepsek SD Negeri Kuta Simboling Singkil Alami Penolakan dari Para Guru
Para guru SD Negeri Kuta Simboling melakukan aksi ngantor di Kantin sekolah Rabu (21/10). Foto: Ist

ACEH SINGKIL - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Singkil melakukan pemeriksaan atas penolakan para guru SDN Kuta Simboling terhadap kepala sekolah setempat. Bentuk penolakan itu dimana para guru melakukan aksi ngantor di kantin sekolah dan melayangkan laporan tertulis ke Kantor Disdikbud Aceh Singkil.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Singkil Khalilullah, Rabu (21/10) kepada AJNN mengatakan pihaknya telah menerima laporan penolakan Kepala Sekolah SD Negeri Kuta Simboling dari para guru.

Dimana, pihaknya telah menindak lanjuti laporan tertulis itu, dengan memusyawarahkannya ditingkat internal melalui kabid dan pengawas sekolah.

"Kami sudah evaluasi di internal, dan melahirkan rekomendasi agar persoalan cepat terselesaikan. Dokumen rekomendasi ditelaah staf untuk disampaikan kepada Bupati Aceh Singkil," ujarnya.

Bertemu dengan para guru-guru yang menolak Kepsek Kuta Simboling, Khalilullah menyampaikan guru-guru tidak boleh memberikan penilaian negatif terhadap atasannya.

"Yang berhak memberikan penilaian ya atasan terhadap bawahannya, semua itu ada prosedur,"ujarnya

Ia yakin persoalan ini hanya masalah mis komunikasi. Guru-guru juga harus menyadari kepsek punya kewenangan, dan libatkan Komite Sekolah dan pentingnya pembinaan bersama.

"Kita tunggu telaah bupati dan tunggu saja keputusannya",ujarnya.

Menurut informasi yang dihimpun, para guru tersebut merasa kurang cocok dengan kepemimpinan kepala sekolahnya dikarenakan ketidakcocokan sejak tiga bulan terakhir.

Sementara surat yang ditanda tangani bersama oleh guru, komite sekolah dan kepala desa ini telah dilayangkan ke dinas pada tanggal 27 Juli dan 21 September 2020.

Disertai dengan berita acara berupa absensi dan tandatangan dari guru, wali murid dan masyarakat Kuta Simboling, mengetahui kepala desa serta komite sekolah.

Dalam surat tersebut, diantaranya tertulis bahwa selama kepala sekolah bertugas di sekolah itu, guru tidak merasa nyaman dan tenteram dalam proses belajar mengajar karena bathin guru merasa tertekan.

Bahkan para guru menolak kepemimpinan kepala sekolah tersebut dan meminta kepada Dinas Pendidikan agar melakukan penyegaran.

|KHAIRUMAN

Komentar

Loading...