Unduh Aplikasi

Kepengurusan Masjid Oman Tidak Lagi di Bawah Pemko Banda Aceh

Kepengurusan Masjid Oman Tidak Lagi di Bawah Pemko Banda Aceh
Masjid Oman Al Makmur. Foto: www.almakmur.com

BANDA ACEH - Masyarakat Gampong Bandar Baru (Lamprit) Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh mengembalikan status Agung pada Masjid Al Makmur ke Pemerintah Kota Banda Aceh. Artinya, mulai saat ini masjid itu tidak lagi berstatus sebagai Masjid Agung Al Makmur di bawah kepengurusan Pemerintah Kota Banda Aceh. Tetapi akan dikelola langsung oleh masyarakat Gampong Bandar Baru.

Sejalan dengan itu, masyarakat Bandar Baru juga akan mengubah nama masjid Al Makmur ini, dari sebelumnya bernama Masjid Agung Al Makmur (Saat dikelola Pemko Banda Aceh), menjadi Masjid Oman Al Makmur.

Sesuai dengan surat dari pemerintahan Gampong Bandar Baru Kecamatan Kuta Alam yang ditujukan kepada Wali Kota Banda Aceh, tertanggal 21 Juni 2019 itu, mereka mengembalikan status Agung pada Masjid Al Makmur itu ke Pemko Banda Aceh.

Dalam surat Pemerintah Gampong Bandar Baru ini dijelaskan bahwa, masjid Agung Al Makmur dengan status masjid pemerintah akhir-akhir ini kerap mendapat intervensi dari pihak lain (Kelompok Aswaja Cs) yang tidak memahami bahwa masjid ini adalah sepenuhnya milik masyarakat Gampong Bandar Baru.

Sejak ditetapkannya menjadi masjid Agung pada tanggal 02 Desember 1992, Pemerintah Kota Banda Aceh tidak pernah mencampuri kewenangan yang menyangkut prinsip ibadah dan pengkajian ilmu di Masjid Al Makmur, karena prinsip-prinsip yang dijalankan di masjid ini sudah sesuai dengan Al quran dan hadis.

Kemudian, oleh karena adanya pihak-pihak tertentu yang mencoba mencampuri otoritas Masjid Al Makmur dengan alasan status kepemilikan Masjid Agung Al Makmur adalah milik Pemerintah Kota Banda Aceh, maka masyarakat gampong Bandar Baru telah menyepakati beberapa hal.

Pertama, status masjid Agung pada Masjid Al Makmur Bandar Baru dikembalikan kepada Pemerintah Kota Banda Aceh, disertai dengan Surat Keputusan (SK) kepengurusan masjid Agung Al Makmur yang belum dilantik.

Selanjutnya, masjid Agung Al Makmur diubah namanya menjadi Masjid Oman Al Makmur Gampong Bandar Baru, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh.

Surat Pemerintahan Gampong Bandar Baru (Lamprit) terkait pengembalian status Agung Masjid Al Makmur yang ditujukan ke Wali Kota Banda Aceh. Foto: Ist

Keputusan ini dibuat berdasarkan musyawarah tokoh dan warga Gampong Bandar Baru yang dilaksanakan pada tanggal 20 Juni 2019, di Aula Kantor Keuchik Gampong Bandar Baru.

Terkait pengembalian status Agung tersebut, Imum Gampong Bandar Baru, Yusbi Yusuf menegaskan bahwa masjid Oman Al Makmur bukan kepunyaan Pemerintah Kota Banda Aceh, melainkan milik masyarakat gampong Bandar Baru, bahkan secara pengelolaan juga sepenuhnya hak warga setempat.

"Ini sebenarnya bukan masjid Pemerintah Kota Banda Aceh, tapi Masjid Gampong Bandar Baru. Secara pengelolaan adalah hak otonomnya masyarakat Lamprit," kata Yusbi Yusuf kepada wartawan saat dikonfirmasi, Jum'at (21/6).

Kemudian, kata Yusbi, secara histori serta komitmen masyarakat dengan Pemerintah Kota Banda Aceh juga tidak terikat. Artinya warga bisa kapan saja melepaskan status agung tersebut dari pemerintah kota.

"Itu adalah hak masyarakat Lamprit, secara sejarah, kemudian komitmen dengan Pemerintah Kota Banda Aceh kami tidak terikat. Jadi kapanpun kami mau melepaskan itu adalah hak kami," tegasnya.

Yusbi menyampaikan, surat dari Gampong Bandar Baru itu sudah diberikan ke Pemerintah Kota Banda Aceh, dan diterima oleh Sekretaris Daerah (Sekda), karena saat itu wali kota sedang tidak berada di tempat.

"Tadi Wali Kota dan Wakil berada di luar daerah, jadi kami tadi ketemu dengan pak Sekda, jadi kami kembalikan ke pak Sekda untuk disampaikan kepada pak Wali Kota," imbuh Yusbi.

Surat yang ditandatangani langsung oleh Keuchik Gampong Bandar Baru, Mahyuni dan Imam Gampong, Yusbi Yusuf ini juga ditembuskan kepada Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Ketua MPU Banda Aceh, Dandim 0101 BS, Kapolresta Banda Aceh, Kajari Banda Aceh dan Camat Kecamatan Kuta Alam.

iPustakaAceh
Ucapan Selamat Pelantikan DPRA - Pemerintah Aceh

Komentar

Loading...