Unduh Aplikasi

Kepengurusan Kaum Alaidin Kembali Terbentuk, Tuwanku Anwar Dipilih Jadi Ketua

Kepengurusan Kaum Alaidin Kembali Terbentuk, Tuwanku Anwar Dipilih Jadi Ketua
Pengurus Besar Kaum Alaidin Kesulthanan Aceh Darussalam periode 2018-2022. Foto: Fauzul Husni

BANDA ACEH - Tuwanku Anwar terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Kaum Alaidin Kesulthanan Aceh Darussalam periode 2018-2022. Pengukuhan pengurusan besar Kaum Alaidin tersebut berlangsung Sabtu (22/9) di Taman Budaya, Banda Aceh.

Dalam pengukuhan tersebut, para Pengurus Besar Kaum Alaidin Kesulthanan Aceh Darussalam juga dipeusijuk atau tepung tawar oleh Teungku Ahmad Tajudin atau lebih dikenal dengan sebutan Abi Lampisang.

Ketua Panitia Tuwanku Muhammad dalam sambutannya mengatakan seluruh keturunan Kaum Alaidin Kesulthanan Aceh Darussalam sudah menggelar duek pakat untuk memilih seorang ketua serta menyusun program kerja kedepan.

"Dalam duek pakat raya yang dihadiri seluruh kaum Alaidin itu sepakat memilih Tuwanku Anwar sebagai ketua," kata Tuanku Muhammad.

Abi Lampisang mempeusijuk Pengurus Besar Kaum Alaidin Kesulthanan Aceh Darussalam periode 2018-2022. Foto: Fauzul Husni

Dalam kegiatan pengukuhan dan pesijuek Pengurus Besar Kaum Alaidin Kesulthanan Aceh Darussalam, kata Muhammad, pihaknya sudah mengundang seluruh keluarga besar Kaum Alaidin yang di Aceh maupun yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Allhamdulillah seluruh keluarga besar Kaum Alaidin hadir," kata Tuwanku Muhammad.

Sementara itu, Ketua Umum Kaum Alaidin Kesulthanan Aceh Darussalam Tuwanku Anwar dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris atau Khatibul Muluk Tuwanku Muntazar mengatakan keluarga kesulthanan Aceh adalah keluarga yang memiliki tali nasab yang sah dari keturunan Sultan Aceh Darussalam.

Ia menjelaskan untuk menunjukkan eksistensinya keluarga Kesulthanan Aceh telah membentuk sebuah wadah persatuan keluarga yang bergerak dalam bidang sosial, kebudayaan dan adat istiadat untuk melestarikan peninggalan-peninggalan leluhur yang begitu hebatnya.

"Dari wadah ini berharap dapat memberikan informasi kepada masyarakat, akademisi dan pihak lain yang membutuhkannya langsung dari keturunan Sulthan Aceh yang sah," kata Tuwanku Anwar.

Ia juga mengungkapkan kaum kerabat Alaidin terakhir sekali terbentuk pada tahun 1984. Saat itu yang menjadi ketua kaum adalah Tuwanku Hasyim.

"Setelah 34 tahun, Allhamdulillah kepengurusan Keluarga Alaidin terbentuk kembali," ungkapnya.

 Pengurus Besar Kaum Alaidin Kesulthanan Aceh Darussalam periode 2018-2022. Foto: Fauzul Husni

Sebagai ketua, ia mengharapkan kepada seluruh pengurus dapat bersosialisasi untuk menumbuhkan karakter terpuji yang dilandasi pada ajaran Islam, memiliki rasa saling menghargai, dan mempunyai jiwa sosial dalam aktivitas.

"Masa lalu, masa kini dan masa mendatang kita haruslah selalu menjadi bagian dalam mewujudkan keberhasilan keluarga Alaidin, Aceh khususnya, serta Indonesia pada umumnya," ujarnya.

Selain itu, ia berharap dengan terbentuknya kepengurusan Kaum Alaidin ini dapat memberikan kontribusi yang baik terhadap rakyat Aceh dan lingkungannya, sehingga penerus keluarga Kesulthanan Aceh saat ini tidak lagi sebagai penonton.

"Kami siap untuk bekerja sama dengan seluruh pihak, baik secara langsung atau tidak langsung yang memiliki komitmen yang sama dengan kaum Alaidin," katanya.

Aceh UMKM Expo 2019
Ucapan Selamat Pelantikan DPRA - Aceh Barat
iPustakaAceh

Komentar

Loading...