Unduh Aplikasi

Kepala ULP Aceh Jaya Dituding Main Serong dengan Istri Orang

Kepala ULP Aceh Jaya Dituding Main Serong dengan Istri Orang
Screenshot video yang beredar di Medsos di Polsek Pintu Rime Gayo, Bener Meriah. Foto: Ist

ACEH JAYA - Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setdakab Aceh Jaya, Mahdi diduga telah berbuat serong dengan salah seorang perempuan warga Bireun, Trisnahayati yang sempat dihadang di kawasan Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah pada Minggu (2/8) lalu.

Darli yang merupakan suami Trisnahayati mengatakan jika hubungan gelap istrinya dengan Mahdi sudah tercium sejak tahun 2015 silam dan juga sudah pernah tiga kali di mediasi untuk memperingati agar tidak mengganggu lagi rumah tangganya. Namun peringatan itu tidak pernah dihiraukan dan mereka tetap menjalani hubungan di belakangnya.

"Sudah tiga kali saya ingati, dan dia (Mahdi) juga sudah pernah minta maaf dan berjanji tidak akan ganggu lagi rumah tangga saya," kata Darli.

Lanjutnya, memang diakui hubungan rumah tangganya sudah retak bahkan dirinya juga mengaku sudah pisah rumah dengan istrinya bahkan saat ini perkara rumah tangganya juga sudah di pengadilan dan tinggal menunggu putusan.

Darli juga mengaku pada hari Minggu tanggal 2 Juli lalu sempat mengintai istrinya yang keluar dari rumah untuk menjemput Mahdi di penginapan, lalu mereka menuju ke arah Takengon bersama anak-anaknya.

"Saya ikuti dari istri saya keluar dari rumah hingga jemput Mahdi dan pergi ke arah Takengon hingga akhirnya berhasil kami cegat yang berujung ke Polsek Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah," tuturnya.

Selanjutnya, kasus itu dilimpahkan ke Polsek Juli Bireun dan juga sempat dilimpahkan ke Satpol PP dan WH hingga akhirnya kini Mahdi kembali dibebaskan.

"Kami sudah capek, dari sana di oper kesana lagi, dan dilimpahkan lagi kesana tapi ujung-ujungnya malah dibebaskan," jelasnya

"Saya hanya minta dia (Mahdi) diproses hukum karena sudah merusak rumah tangga saya, dan saya menduga kuat jika mereka juga sudah menikah," ungkap Darli.

Sementara itu, Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Setdakab Aceh Jaya, Mahdi membantah atas tudingan yang mengatakan jika dirinya sudah bermain serong dengan istri orang.

"Atas tudingan sudah bermain serong dengan istri orang itu saya bantah dengan keras," kata Mahdi, Rabu (5/8) malam.

Dirinya juga mengaku akan melaporkan balik atas pencemaran nama baik dengan UU ITE dan hukum yang berlaku terkait menyebarnya video di media sosial yang saat sedang di Polsek Pinto Rime Gayo, Bener Meriah.

"Dalam hal ini saya tegaskan, saya tidak pernah membawa lari istri orang, seperti apa yang dituding dan disebarkan di media sosial," ungkap Mahdi

Mahdi menjelaskan jika pada saat itu, dirinya dijemput oleh Trisnahayati bersama empat orang anak-anaknya untuk pergi jalan-jalan ke arah Takengon.

"Saat itu di dalam mobil kami tidak hanya berdua, tapi berenam bersama anak-anaknya yang hendak pergi jalan-jalan. Lalu, mengapa saya dibilang bawa lari istri orang? Saya tidak jemput dia di rumahnya dan juga belum ada 1X24 jam kami jalan-jalanya," terang Mahdi.

Ia mengungkapkan kalau permasalahan rumah tangga Trisnahayati dan suaminya Darli itu sudah masuk ranah di Makamah Syariah. Saat ini tinggal menunggu inkrah saja.

"Mereka pun sudah lama pisah ranjang dan pisah rumah. Lagi pula status kami juga hanya berteman saja," tambahnya.

Jadi, dalam hal ini, tudingan tersebut tidak tepat dan sudah merusak nama baik dirinya dan keluarganya. Apalagi dengan menyebarnya video tentang saya di sosial media dan membawa nama kantor tempat saya bekerja.

"Sekali saya sampaikan, penyebar video tersebut akan saya laporkan kepada pihak berwajib. Karena ini permasalahan pribadi dan sudah mencemarkan nama baik," pungkasnya.

Komentar

Loading...