Unduh Aplikasi

Kepala BPKS dan Ketua YARA Sabang Saling Lapor

Kepala BPKS dan Ketua YARA Sabang Saling Lapor
Tanda Bukti Lapor Ketua YARA Sabang ke Polres Sabang

BANDA ACEH - Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) perwakilan Sabang, Teuku Indra resmi melaporkan Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS), Sayid Fadhil ke Polres Sabang atas tuduhan terkait fitnah atas tuduhan yang mengatakan bahwa Ketua YARA Sabang meminta jabatan direktur dan meminta proyek kepada Sayid Fadhi selaku Kepala BPKS, Sabtu (23/6), dengan nomor laporan TBL/29/VI/RES 1.18/2018/Aceh/SPTK SBG.

Ketua YARA Sabang Teuku Indra mengatakan Kepala BPKS tersebut harus dapat mempertanggung jawabkan atas fitnah terhadap dirinya itu dan tidak asal bicara di media.

Menurutnya, Kamis (21/6) lalu dirinya sempat menjumpai Sayid Fadhil untuk menanyakan informasi terkait rekrutmen staf BPKS yang diduga tidak prosedural, namun Sayid Fhadil malah menawarkan dirinya menjadi staf BPKS.

"Sambil tertawa saya mengatakan kalau saya minimal sebagai direktur baru mau bahkan sebenarnya jabatan yang paling cocok untuk saya adalah menjadi Kepala BPKS Sabang akan tetapi sesama orang keren dilarang saling menyalip, canda saya ke beliau sambil kita tertawa bersama yang juga disaksikan oleh staf bpks yang ada diruangan kepala bpks tersebut," kata Teuku Indra yang akrab dipanggil Popon itu.

Dalam pertemuan itu kata Popon, dirinya juga mengatakan kepada Kepala BPKS bahwa jika ada pekerjaan penunjukkan langsung (PL) agar diberikan kepada kontraktor Sabang karena sayang mereka jika tidak bisa dapatkan pekerjaan di daerahnya sendiri dan jika bisa penerimaan staf BPKS kedepannya bisa dikhususkan untuk putra-putri Sabang.

"Apa salah jika saya bicara seperti itu, Kepala BPKS jangan sok jagoan di Sabang, Said fadhil belum bisa menunjukkan kinerja yang baik tapi malah memfitnah saya selaku Ketua Perwakilan YARA Sabang dan saya ini putra Sabang yang dari lahir sudah disini," katanya.

Popon mengaku punya saksi dan rekaman pertemuan dirinya dengan Kepala BPKS pada Kamis 21 Juni 2018 itu

"Saya akan tuntut secara hukum, jangan dipikirnya seorang Kepala BPKS dapat semena-mena dalam berbicara dan bertindak melanggar hukum. Hukum itu berlaku sama pada setiap rakyat Indonesia," katanya.

Sementara itu, Kepala BPKS Sabang, Sayid Fadhil saat dikonfirmasi AJNN mengaku sudah lebih dulu melaporkan Ketua YARA perwakilan Sabang atas tuduhan pencemaran nama baik.

"Saya yang sudah duluan melaporkan dia (Popon) ke Polres Sabang karena sudah mencemarkan nama baik saya terkait pernyataannya di media massa yang sangat tendesius," kata kepada AJNN.

Namun Sayid Fadhil mengaku baru malaporkan hal tersebut kepada Polres Sabang secara verbal karena dirinya saat ini masih berada di Banda Aceh.

 

Komentar

Loading...