Unduh Aplikasi

Kepala BI Aceh: Gambar Cut Meutia Dipecahan Rp 1000 Sudah Disetujui Ahli Waris

Kepala BI Aceh: Gambar Cut Meutia Dipecahan Rp 1000 Sudah Disetujui Ahli Waris
Kepala BI Perwakilan Aceh, Teuku Munandar. Foto: Rahmat Fajri

BANDA ACEH - Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Teuku Munandar mengatakan pemasangan gambar pahlawan nasional pada mata uang rupiah melewati banyak mekanisme yang harus ditempuh, mulai dari riset (Penelitian), koordinasi dengan pemerintah serta persetujuan dari ahli waris.

Teuku Munandar menjelaskan, penetapan untuk gambar Cut Meutia selaku pahlawan nasional asal Aceh yang ditampilkan pada mata uang baru Rp 1000 itu telah melewati semua proses yang ada, bahkan sudah dilakukan pertemuan dan Focus Group Discussion (FGD) bersama Pemerintah Aceh beserta ahli waris dan juga dengan ahli sejarah nasional serta pihak Kementrian Sosial dan Kementrian Keuangan.

"Jadi koordinasi sudah kami lakukan dengan kementerian, Pemerintah Aceh dan ahli waris," kata Teuku Munandar kepada wartawan Jumat (27/10), usai menutup kegiatan sosialisasi sistem pembayaran di kota Sabang.

Baca: Kadis SI Jadi Saksi Ahli dalam Sidang Gugatan Gambar Cut Mutia di Mata Uang

Kata Munandar, sebelum ditetapkannya gambar Cut Meutia pada pecahan uang Rp 1000 ini, pihaknya sudah meminta persetujuan ahli waris terkait kebenaran foto atau gambar yang ada tersebut, kemudian ahli warisnya menyetujui gambar yang saat ini dipakai Bank Indonesia.

"Kami minta persetujuan kepada ahli waris, benar atau tidak gambar Cut Mutia adalah yang ini, alhamdulillah mereka setuju," jelasnya.

Munandar juga menyampaikan, gambar itu sudah ditetapkan oleh Presiden dalam buku pahlawan nasional yang dilengkapi dengan fotonya. Dan foto Cut Mutia tersebut adalah seperti yang ada dibuku itu,

"Gambar saat ini adalah gambar resmi yang dimiliki pemerintah dan Bank Indonesia memakainya sesuai dengan apa yang ada di dokumen negara," terang Teuku Munandar.

Komentar

Loading...