Unduh Aplikasi

Kepala Bea Cukai Aceh: Sarana Penunjang Bisnis Masih Kurang

Kepala Bea Cukai Aceh: Sarana Penunjang Bisnis Masih Kurang
Kepala Kanwil Bea Cukai Aceh, Safuadi. Foto: AJNN/Indra Wijaya.

BANDA ACEH - Terkait Aceh masih mendapat predikat daerah termiskin se-Sumatera, Kepala Kanwil Bea Cukai Aceh, Safuadi menyebut sarana tambahan penunjang bisnis dalam penuntasan kemiskinan di Aceh masih kurang.

Sebab kata Safuadi, untuk infrastruktur, Bandara Internasional dan Pelabuhan-pelabuhan penyeberangan di Aceh sudah cukup memadai, tapi itu belum disempurnakan

"Belum sejalan dengan kebutuhan bisnis. Artinya sarana tambahannya belum memadai," kata Safuadi pada Aceh Seminar Nasional yang diadakan oleh Persatuan Insinyur Indonesia (PII) di Aula AAC Dayan Dawod, Kamis (25/2).

Artinya, bagaimana Aceh bisa menarik kapal yang secara reguler datang ke Aceh. Sebab, saat ini kapal tersebut tidak bisa datang ke Aceh untuk mengangkut komiditi yang ada, karena kapal tersebut harus mengeluarkan biaya tambahan.

Sebab lanjutnya, kedalaman tempat sandaran kapal yang bermuatan 10.000 ton masih belum memadai.

"Nah jadi kapal itu datang kemari untuk mengangkut barang yang ada di Aceh dalam jumlah kecil, tentu dia harus mengeluarkan dua kali biaya angkut,"jelasnya.

Ia menyarankan kepada Pemerintah Aceh membuat  fasilitasi untuk kebutuhan standar internasional. Bukan untuk kebutuhan antar provinsi saja.

"Kita menyiapkan untuk kebutuhan antar negara. Nah itu semua kegiatan bisa terkonsolidasi. Maka semua kabupaten dapat berkontribusi," tuturnya.

Pemkab Bener Meriah _Ramadhan

Komentar

Loading...