Unduh Aplikasi

Kemenkumham Segel Lokasi Pembangunan Kantor Samsat Aceh Jaya

Kemenkumham Segel Lokasi Pembangunan Kantor Samsat Aceh Jaya
Lokasi pembangunan kantor Samsat Aceh Jaya dipasang plang nama kepemilikan Kemenkumham Lapas III Calang. Foto: AJNN/Suar.

ACEH JAYA - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Lapas III Calang Kabupaten Aceh Jaya menyegel tanah lokasi pembangunan Kantor Samsat Kabupaten Aceh Jaya, yang terletak di pinggir Jalan Gerbang Raja Desa Gampong Blang, Kota Calang, Aceh Jaya, Sabtu (9/5) Sore.

Penyegelan itu berdasarkan sertifikat tanah yang dimiliki pihaknya pada tahun 2008, dimana sebagian lokasi yang akan dibangun kantor Samsat Aceh Jaya itu milik Kemenkumham Lapas III Calang yang dihibahkan oleh pihak Badan Rekonstruksi dan Rehabilitasi (BRR).

Baca: Lokasi Pembangunan Kantor Samsat Aceh Jaya Disegel Pemilik Tanah

"Setelah kita ukur kembali berdasarkan sertifikat tanah yang kita miliki, lokasi ini masuk tanah kita kurang lebih seluas 15 meter," Kata Satria (62) seorang pensiunan Lapas III Calang kepada AJNN di lokasi penyegelan.

Lanjutnya, penyegelan ini dilakukan supaya kedepan bisa diperjelas kembali batas tanah, supaya kedepan tidak terjadi sengketa dikemudian hari dan pembangunan kantor Samsat tidak bermasalah.

"Kita ingin tanah ini ukur kembali, karena kita punya bukti kuat yang menyatakan jika ada sebagian tanah milik Lapas III Calang yang masuk ke lokasi pembangunan kantor Samsat," terangnya.

Dirinya juga mengaku sebelumnya tidak mengetahui jika di lokasi pembangunan kantor Samsat Aceh Jaya masuk wilayah tanah milik Lapas III Calang, namun setelah adanya pembangunan pagar beton lokasi pembangunan kantor Samsat Aceh Jaya baru diukur kembali dan diketahui tanah milik Lapas III Calang masuk ke lokasi tersebut.

"Kita baru tahu setelah dibangun pagar beton, setelah kita ukur kembali lebih yakin jika ada sekitar 15 meter luas tanah milik Lapas Calang masuk ke lokasi pembangunan Samsat Aceh Jaya," ungkap Satria.

Sementara itu, Kepala Lapas III Calang, Rusli membenarkan jika ada dari pihak Lapas Calang yang memasang plang nama kepemilikan di lokasi pembangunan kantor Samsat Aceh Jaya, namun dirinya tidak bisa menjelaskan secara rinci berapa luas yang masuk ke lokasi tersebut.

"Gini, soal itu benar, namun terkait berapa luas dan kronologisnya saya kurang tahu juga, karena saya masih baru di Lapas Calang," tuturnya.

Namun demikian, pihaknya sudah mengatur jadwal untuk bertemu dengan pihak Samsat dan pihak BPN Calang terkait lokasi tanah tersebut.

"Senin rencana kita akan bertemu dengan pihak BPN Aceh Jaya, kita sebenarnya tidak menghambat pembangunan Kantor Samsat toh dua-duanya milik negera, namun kita hanya ingin memperjelas dan ingin menyelesaikan secara kekeluargaan dengan pihak-pihak terkait," pungkas Rusli.

Komentar

Loading...