Unduh Aplikasi

Kemenkumham Aceh; Narapidana Penerima Asimilasi Diawasi Ketat

Kemenkumham Aceh; Narapidana Penerima Asimilasi Diawasi Ketat
Kadivpas Kemenkumham Aceh, Meurah Budiman. Foto:AJNN/Tommy

BANDA ACEH - Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Aceh, Meurah Budiman menyebutkan narapidana yang mendapatkan program asimilasi mandiri diawasi ketat oleh petugas Balai Pemasyarakatan (Bapas) setempat.

"Narapidana penerima program asimilasi akan diawasi ketat oleh petugas Bapas," kata Meurah," Rabu (29/4).

Pengawasan yang dilakukan petugas, sebut Meurah dengan cara berkomunikasi lewat media daring atau online melalui panggilan video call dengan narapidana penerima asimilasi mandiri.

Selain pengawasan, narapidana tersebut juga dipantau oleh petugas lapas maupun rutan. Termasuk pemantauan oleh pihak kejaksaan maupun kepolisian.

"Selain pengawasan melalui video call, petugas lapas maupun rutan mendatangi langsung rumah narapidana. Pengawasan dan pemantauan tersebut dilakukan agar mereka tidak melakukan kejahatannya lagi selama asimilasi," sebutnya.

Sejauh ini, kata Meurah, sejumlah narapidana penerima asimilasi mandiri belum ada yang melakukan tindak pidana atau mengulangi kejahatannnya.

"Laporan yang kita terima, belum ada narapidana penerima program asimilasi melakukan tindak pidana baru. Mereka juga sudah melaporkan keberadaannya ke perangkat gampong mereka tinggal," ucapnya.

Sebelumnya, sebanyak 1.362 narapidana di Lapas, Rutan dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) di Aceh dibebaskan lebih cepat melalui asimilasi dan hak integrasi. Asimilasi diberikan kepada narapidana dengan masa hukuman di bawah lima tahun.

Narapidana dan anak tersebut akan diusulkan asimilasi di rumah sampai menunggu keluar SK pembebasan bersyarat yang sebelumnya telah diajukan.

Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...