Unduh Aplikasi

Kemenag Aceh Temukan Banyak KUA Kosong Saat Jam Kerja

Kemenag Aceh Temukan Banyak KUA Kosong Saat Jam Kerja
Ilustrasi. Foto: nu.or.id

BANDA ACEH - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) menemukan banyak Kantor Urusan Agama (KUA) di Aceh sudah kosong saat jam kerja masih berlangsung.

Hal itu diketahui berdasarkan laporan masyarakat dan hasil monitoring tim Bidang Urais Binsyar Kanwil Kemenag Aceh yang melakukan sidak ke beberapa kantor, dan ditemukan setelah zuhur banyak kantor KUA sudah kosong.

Kabag Tata Usaha Kanwil Kemenag Aceh, Saifuddin menyesalkan kondisi tersebut, dimana masih ada KUA yang belum bekerja secara maksimal dan tidak disiplin waktu.

"Padahal masih jam kerja, hanya tinggal satu orang staf saja di kantor dan itu honorer. Ini tidak boleh terjadi, tidak baik meninggalkan kantor saat jam kerja," kata Saifuddin saat membuka Bimbingan Teknis Biaya Operasional (BOP) KUA se-Aceh Tamiang, Rabu (1/7).

Saifuddin menegaskan, sebagai ujung tombak Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan, KUA harus mampu bekerja secara profesional.

"Jangan terulang lagi hal seperti ini. Bekerjalah secara ikhlas dan sesuai dengan regulasi," ujarnya.

Saifuddin menyampaikan, pihaknya telah menegur KUA yang tidak bekerja secara profesional berdasarkan temuan lapangan.

"Semoga menjadi pelajaran bagi KUA tersebut, sehingga kedepan pelayanan terhadap masyarakat berjalan dengan baik sesuai dengan regulasi," ucapnya.

Selain itu, Saifuddin juga mengingatkan seluruh jajaran KUA untuk bekerja sesuai regulasi, profesional dan tidak melakukan pungutan liar (Pungli) saat memberikan pelayanan.

Kata Saifuddin, KUA harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, jangan meminta dan tidak boleh ada kutipan, karena meminta itu sangat berbahaya.

"Apalagi pemerintah telah menetapkan biaya pencatatan di dalam dan di luar kantor, layanan administrasi di KUA juga gratis," ungkap Saifuddin.

Dalam kesempatan ini, Saifuddin juga mengatakan, untuk mendukung kelancaran tugas dan fungsi KUA pada tahun anggaran 2020 perlu diadakan pembinaan dan sosialisasi tentang penggunaan BOP sesuai petunjuk pelaksanaan pengelolaan biaya operasional KUA kecamatan yang telah ditetapkan.

“Gunakan dan kelola dana BOP KUA kecamatan ini secara akuntabel, sesuai prosedur, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum serta administrasi," katanya.

"Termasuk soal pelaporan penggunaan BOP harus lebih tertib," tutur Saifuddin.

Komentar

Loading...