Unduh Aplikasi

Kembali Gagal Berangkat Haji, CJH Aceh Singkil Kecewa dengan Kebijakan Pemerintah

Kembali Gagal Berangkat Haji, CJH Aceh Singkil Kecewa dengan Kebijakan Pemerintah
Ilustrasi Ibadah Haji. Foto: IST/net.

ACEH SINGKIL - Puluhan Calon Jemaah Haji (CJH) asal Aceh Singkil mengaku kembali kecewa dengan kebijakan Pemerintah karena sudah dua tahun berturut-turut gagal diberangkatkan beribadah ke Tanah Suci, Mekkah, Arab Saudi.

Untuk tahun ini, penundaan menyusul diterbitkannya surat Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 660 tahun 2021, tentang pembatalan pemberangkatan Jamaah Haji. 

"Penundaan keberangkatan haji tahun 2021 merupakan yang kedua kalinya dalam dua tahun terakhir oleh Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 H/2021 M, setelah tahun lalu (2020) juga sempat tertunda," kata Ustad Mustayab, salah seorang CJH Aceh Singkil yang gagal berangkat kepada AJNN Jum'at (11/6/2021).

"Kami sangat kecewa, begitu pula calon jamaah lainnya, karena sudah 2 tahun ini ditunda untuk ibadah ke Tanah Suci," keluhnya.

"Mohonlah orang-orang tua kami yang sudah berniat sampai ke tanah suci bisa diberangkatkan, karena ini kemaslahatan," ujarnya.

Begitupun katanya, meski rencana keberangkatan ke tanah suci bersama istrinya itu terus tertunda, namun mereka mengaku tetap akan menunggu keberangkatan dan tidak akan menarik dana haji mereka.

"Kalau sudah niat kita untuk berangkat Insya Allah akan dikabulkan. Kalau kawan-kawan lain tidak tau apakah sama dengan kami," ucapnya.

Menurut Mustayab meskipun dirinya dan kolega lainnya kecewa, pihaknya tetap ikut aturan pemerintah, kalaupun ditunda Kemenag, ya kami tetap taat aturan Allah, taati aturan Rasul dan taati aturan pemimpin kami," ucapnya.

Sebelumnya Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Aceh Singkil Saifuddin, diwakili Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU), Istadi Putra membenarkan pembatalan keberangkatan jamaah haji Aceh Singkil tahun ini kembali dilakukan.

"Dari Aceh Singkil, ada terdapat 38 CJH reguler dan cadangan harus rela menunda keberangkatan mereka ke tanah suci tahun ini," sebutnya.

Dengan dilakukannya penundaan kembali pemberangkatan CJH Aceh Singkil tahun ini, sudah tentu akan memperpanjang masa tunggu keberangkatan.

"Daftar tunggu haji melalui Embarkasi Aceh mencapai 30 tahun. Bisa jadi lebih dengan ditundanya dua tahun secara berturut - turut," tambahnya 

Lebih lanjut diungkapkan Istadi, dari 38 Calon Jamaah Haji (CJH) Aceh Singkil, secara keseluruhan tercatat sudah mendapatkan vaksin Miningitis, Influenza, senam kebugaran jasmani, dan mendapatkan suntik vaksin Covid-19. 

Sebanyak 73 CJH yang terdiri dari haji reguler dan cadangan asal Kabupaten Aceh Singkil ini dipastikan gagal terbang ke Tanah Suci melalui embarkasi Banda Aceh sebanyak 38 orang dan Embarkasi Medan 35 orang.

|KHAIRUMAN

Komentar

Loading...