Unduh Aplikasi

WNI KORBAN KECELAKAAN MAUT DI MALAYSIA

Keluarga Resni Minta Anaknya Segera Dipulangkan ke Singkil

Keluarga Resni Minta Anaknya Segera Dipulangkan ke Singkil
Ibunda Resni, Erse Berutu bersama Altom dan seorang adik Resni menggenggam Album Foto Resni.

ACEH SINGKIL - Keluarga Resni Tumangger (22), seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Desa Lae Balno Kecamatan Danau Paris Kabupaten Aceh Singkil yang menjadi salah satu dari tujuh WNI korban kecelakaan maut Bus di Penang, Malaysia berharap jenazah putrinya segera dipulangkan.

Mendapat berita duka dari Negeri Jiran bahwa Resti anaknya meninggal dalam peristiwa kecelakaan bus dari salah seorang kerabat, Rabu (25/10) sontak membuat pihak keluarga terpukul. Mereka pun segera mencari kebenaran informasi tesebut.

"Kami tidak menyangka kejadian ini menimpa anak kami, dia sudah setahun ini bekerja di Malaysia," kata Altom Tumanger, Ayah Resni, Rabu (25/10) di rumah duka.

Dengan mata berkaca-kaca menahan kesedihan, Altom mengatakan Resni anaknya itu merupakan tulang punggung keluarga. Resni bekerja di Malaysia menjadi TKI karena kesulitan ekonomi, sehingga memutuskan menjadi TKI, mengadu nasib menjadi pahlawan devisa di Negeri Jiran Malaysia.

"Disana (Malaysia-Red) anak kami kerja di perusahaan elektronik, dia tulang punggung keluarga kami," kata Altom Tumangger.

Paman korban, Lesdin Tumangger berharap pemerintah Indonesia secepatnya mengurus pengiriman jenazah ke rumah duka agar bisa di kebumikan. Pihak keluarga telah berkumpul menunggu jenazahnya.

"Kami belum tahu pasti kapan jenazah anak kami dipulangkan, kami berharap pemerintah segera memulangkanya, mengurus administrasi korban seperti asuransi jiwa (kematian). Dinas tenaga kerja provinsi Aceh dan lembaga tenaga kerja Indonesia yang mengirim keluar negeri secepatnya mengurus hak-hak korban" harap Lasdin.

Sebagai mana diketahui, tabrakan maut terjadi antara bus karyawan pabrik Sony dan bus karyawan pabrik Plexus di KM 47, Lebuh Utara Selatan, Pulau Penang, Malaysia, Selasa (24/10) sekitar pukul 06.00 waktu setempat.

Berdasarkan laporan, sejauh ini ada delapan korban tewas dan 26 korban luka-luka. Sebanyak tujuh orang yang tewas merupakan WNI. Salah satunya Resni Tumangger (22) TKI asal Desa Lae Balno Kecamatan Danau Paris, Aceh Singkil, Aceh.

Informasi yang dihimpun AJNN, Jenazah Resni akan diterbangkan dari Malaysia menuju ke Bandara KNIA Sumatra Utara, Kamis (26/10) siang ini.

 

Komentar

Loading...