Unduh Aplikasi

Kelola Rp 1,6 miliar, JARA Minta Panitia Umumkan Alokasi Dana MTQ Sigli

Kelola Rp 1,6 miliar, JARA Minta Panitia Umumkan Alokasi Dana MTQ Sigli
Salah satu lokasi yang akan digunakan pada MTQ Sigli. Foto: Humas Pidie
PIDIE - Lembaga swadaya masyarakat Jaringan Aspirasi Rakyat Aceh (JARA) mendesak Dinas Syariat Islam Kabupaten Pidie membuka rincian alokasi dana pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-34 di daerah itu kepada publik.

Pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp 1,6 miliar untuk menggelar di Gampong Caleue, Kecamatan Indrajaya, sepanjang 8 hingga 15 Agustus 2016. “Mustahil jika panitia menyebutkan dana sebesar itu tidak mencukupi,” kata Ketua JARA Iskandar, Senin (8/8).

Menurut Iskandar, pemerintah harus membuka informasi terkait penggunaan dana tersebut agar masyarakat dapat memahami dan ikut mengawasi penggunaan anggaran tersebut. Apalagi, kata dia, terdengar isu bahwa dana sebesar itu dinilai kurang untuk penyelenggaraan MTQ tingkat kabupaten itu.

JARA juga mendapatkan informasi bahwa dana penyelenggaraan juga diperoleh dari masyarakat yang dikumpulkan secara swadaya. Sejumlah pihak, seperti pedagang, keuchik dan pendamping desa juga dikabarkan ikut turut menyumbang untuk membantu pembiayaan kafilah yang akan bertanding dari masing-masing kecamatan.

Sebelumnya, ketua panitia penyelenggara MTQ yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Syariat Islam Pidie, Mukhtar Ahmad, Jumat pekan lalu, mengatakan dana Rp 1,6 miliar itu tergolong minim.

“Namun kita upayakan sehemat mungkin agar acara MTQ dapat berjalan sukses,” kata Muhktar. Mukhtar menyebutkan jumlah kafilah pada MTQ tahun ini mencapai 816 peserta yang datang dari 23 kecamatan. Panitia mengeluarkan biaya akomodasi dan konsumsi sebesar Rp 392 juta.

Untuk biaya kesekretariatan menghabiskan dana sebesar Rp 718 juta. Tempat dan dekorasi Rp 270 juta, penghubung dewan hakim Rp 165 juta, penyusunan naskah fahmil quran Rp 7 juta, biaya transportasi Rp 15 juta, rapat LPTQ Rp 10 juta, kesehatan Rp 7 juta, PDAM Rp 5 juta, biaya keamanan Rp 20 juta, humas dan protokoler Rp 30 juta.

Komentar

Loading...