Unduh Aplikasi

Kekerasan di Atas Lantai Masjid

Kekerasan di Atas Lantai Masjid
Ilustrasi: Saintif

KERUSUHAN di Masjid Al Fitra harus diusut tuntas. Aksi tersebut sangat tidak manusiawi dan tidak pantas dilakukan di saat Aceh menyebut diri sebagai daerah bersyariat Islam.

Dalam potongan video yang beredar, terlihat jelas upaya orang-orang di luar masjid yang memaksa masuk ke dalam masjid dengan cara yang kasar. Beberapa di antara mereka malah menggunakan alas kaki ke dalam masjid.

Menyerang rumah ibadah, apalagi saat ada umat yang beribadah di dalamnya, adalah sesuatu yang melanggar hukum. Parahnya, yang diserang adalah masjid. Tempat peribadatan yang menjadi simbol kedamaian.

Namun entah mengapa di Aceh selalu saja ada yang “istimewa” dalam urusan seperti ini. Pada pertengahan 2015, kericuhan terjadi pada pelaksanaan salat Jumat hanya karena ada keyakinan yang berbeda tentang penggunaan tongkat saat pelaksanaan khotbah.

Di Bireuen, kasus pembakaran masjid oleh sekelompok orang juga terjadi. Pelakunya adalah muslim yang lain. Masjid itu dibakar karena dianggap tidak sealiran dengan mazhab pelaku. Ada juga khatib menerima ketupat bengkulu karena seorang jamaah tersinggung isi ceramah Jumat itu.

Kekerasan-kekerasan dalam masjid oleh kelompok atau individu akan terus berulang di Aceh. Pemicunya bisa saja hal sepele yang sebenarnya bisa diselesaikan dengan cara yang lebih baik dan beradab. Padahal ruang untuk berdiskusi atau berdebat sangat terbuka. Namun sayang, beberapa pihak lebih suka menggunakan jalan kekerasan untuk memaksakan pemahamannya kepada kelompok lain.

Karena itu, kepolisian, pemerintah daerah, cendikiawan, ulama--entah itu plat merah atau tak berplat--harus menyelesaikan kasus kekerasan di Masjid Al Fitra secara tuntas. Jangan lagi ada kesalahpahaman yang memicu keributan dan memunculkan keinginan untuk menghabisi orang yang berbeda jalan.

Kekerasan di dalam masjid harus dihentikan. Semua pihak juga harus berpikir arif dan adil terhadap diri sendiri dan orang lain. Jangan biarkan aksi intoleransi ini terus berulang. Islam itu adalah rahmat bagi semesta alam. Bukan “jubah” untuk merasa diri paling benar. Karena Islam memberikan kebaikan untuk semua, bukan kelompok tertentu saja. 

Aceh UMKM Expo 2019
Ucapan Selamat Pelantikan DPRA - Aceh Barat
iPustakaAceh

Komentar

Loading...