Unduh Aplikasi

Kejati Aceh Periksa 12 Saksi Terkait Kasus Korupsi Jalan Situlen-Gelombang

Kejati Aceh Periksa 12 Saksi Terkait Kasus Korupsi Jalan Situlen-Gelombang
Kasipenkum Kejati Aceh, Munawal Hadi. Foto: AJNN/Tommy

BANDA ACEH - Penyidikan Kejati Aceh memeriksa 12 saksi terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi pekerjaan jalan Muara Situlen - Gelombang, Aceh Tenggara bersumber dari dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) pada Dinas PUPR Aceh tahun 2018.

Kasipenkum Kejati Aceh, Munawal Hadi menyebutkan mereka yang dipanggil untuk dimintai keterangan diantaranya Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), pejabat pembuat teknis kegiatan (PPTK), PHO atau penerima pekerjaan serta pihak rekanan.

"Ada 12 yang kita mintai keterangan ditahap penyidikan ini," kata Munawal, Senin (21/9).

Ia menyebutkan saat ini penyidik belum menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan jalan Muara Situlen - Gelombang dengan nilai Rp11,6 miliar itu.

"Masih kumpulkan alat bukti yang cukup. Penetapan tersangka tergantung kesimpulan penyidik. Nanti akan kita sampaikan," ungkap Munawal.

Kejaksaan Tinggi Aceh terus menelusuri kerugian keuangan negara dalam dugaan korupsi pekerjaan pembangunan jalan muara Situleng - Gelombang senilai Rp11,6 miliar itu.

Komentar

Loading...