Unduh Aplikasi

Kejati Aceh Juga Sita Mobil Fortuner Mantan Bupati Simeuleu

Kejati Aceh Juga Sita Mobil Fortuner Mantan Bupati Simeuleu
Penyitaan mobil Fortuner milik Darmili dirumahnya yang juga telah disita Kejati Aceh. Foto: AJNN.Net/Rahmat Fajri

BANDA ACEH - Selain menyita rumah berlantai dua, penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh juga menyita satu unit mobil merek Fortuner berwarna hitam milik mantan Bupati Simuelue, Darmili.

Pantauan AJNN di lokasi, mobil dengan nomor polisi BL 1 ST tersebut disita oleh penyidik berbarengan dengan penyitaan rumah. Sebelum diambil, penyidik terlihat memeriksa terlebih dahulu mobil tersebut.

Seperti diketahui, Darmili merupakan tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pada Perusahaan Daerah Kabupaten Simeulue (PDKS) tahun 2002-2012 yang ditetapkan Kejati Aceh pada Maret 2016 lalu.

Perusahaan daerah itu dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBK) Simelue. Dan dari hasil perhitungan Kejati Aceh, indikasi kerugian keuangan negara dalam kasus ini bekisar antara Rp 2,5 miliar sampai Rp 3 miliar dari total penyertaan modal sebesar Rp 227 miliar.

Kasi Penyidikan Kejati Aceh, Munandar mengatakan, kegiatan penyitaan aset tersangka Darmili ini dilakukan untuk kelengkapan berkas perkara, karena kasus itu akan segera dilimpahkan ketahap penuntutan.

Baca: Kejati Aceh Sita Rumah Mantan Bupati Simeulue

"Penyitaan rumah dan mobil milik tersangka Darmili untuk kelengkapan berkas perkara. Perkara akan segera kita limpahkan ke penuntutan," kata Munandar kepada wartawan usai proses kegiatan penyitaan, Kamis (27/6).

Munandar menyampaikan, berdasarkan pendapat penyidik, penyitaan aset bergerak maupun tidak bergerak milik tersangka itu perlu dilakukan sebagai bagian dari pengembalian keuangan negara.

Namun, untuk estimasi harga dari aset yang sudah disita tersebut pihaknya belum melakukan perhitungan.

"Ada pendapat dari penyidik perlu dilakukan penyitaan terhadap harta bergerak atau tidak bergerak tersangka terkait pengembalian kerugian negara," ujarnya.

Munandar menghimbau, untuk penyitaan harta lainnya belum bisa disampaikan karena penyidik harus mengkajinya kembali. Untuk itu dirinya meminta kepada masyarakat jika ada yang mengetahui harta lain tersangka dapat melaporkan dilaporkan ke Kejati.

"Menghimbau kepada masyarakat kalau memang mengetahui ada harta dari tersangka Darmili yang tidak diketahui, bisa langsung dilaporkan," ujar Munandar.

Komentar

Loading...