Unduh Aplikasi

Kejati Aceh: Belum Ada Perkembangan Kasus Husni Bahri Tob

Kejati Aceh: Belum Ada Perkembangan Kasus Husni Bahri Tob
Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejaksaan Tinggi Aceh, Amir Hamzah. Foto: kejaksaan

BANDA ACEH - Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejaksaan Tinggi Aceh, Amir Hamzah menyebutkan belum ada perkembangan kasus dugaan korupsi pengelolaan dana migas pada Dinas Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Aceh (DPKKA) yang melibatkan bekas Sekda Aceh Husni Bahri Tob.

"Kasusnya masih berada di tingkat penyidikan, belum ada perkembangan," kata Amir Hamzah, Selasa (19/9).

Amir juga menambahkan, hingga kini belum ada penambahan tersangka dalam kasus korupsi yang merugikan negara sebesar Rp 22 milliar lebih itu.

"Saat ini penyidik juga tidak melakukan penahanan badan terhadap bekas Sekda Aceh itu," ujar Amir.

Baca: Bekas Sekda Aceh Husni Bahri TOB Ditetapkan Tersangka

Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh, menetapkan Husni Bahri Tob sebagai tersangka pada akhir Februari 2017.

Penetapan Husni Bahri TOB itu sebagai tersangka baru dalam kasus yang sebelumnya telah menyeret tiga nama lainnya, Hidayat selaku kuasa Bendahara Umum Aceh (BUA), Staf Kuasa BUA, Mukhtarudin serta mantan Kepala DPKKA (alm) Paradis.

Ada bukti kuat untuk menetapkan mantan Sekda Aceh itu, dimana penyidik menemukan peran dari tersangka yang ikut menandatanggani cek pencairan uang sebanyak enam kali yang tidak sesuai dengan mekanisme.

"Kasusnya masih dalam pemeriksaan dan belum ada perkembangan lagi. Nanti kalau ada saya kabarin ya," ujar Amir Hamzah.

Komentar

Loading...