Unduh Aplikasi

Kejari Lhokseumawe Musnahkan Barang Bukti Senjata Api dan Narkoba

Kejari Lhokseumawe Musnahkan Barang Bukti Senjata Api dan Narkoba
Proses pemusnahan Barang Bukti di Kejari Lhokseumawe. Foto: Sarina

LHOKSEUMAWE – Kejaksaan Negeri Lhokseumawe Rabu (11/11) melakukan pemusnahan barang bukti (BB) senjata api, amunisi, sabu-sabu dan ganja di halaman kantor Kejari setempat. Barang Bukti yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil sitaan dari tindak pidana kejahatan sejak dari bulan Juli hingga November 2020 dan telah berkekuatan hukum tetap (Inkracht).

Amatan AJNN, barang bukti senjata api dimusnahkan dengan cara dipotong menggunakan gerinda pemotong. Sementara amunisi setelah dikeluarkan isi dalamnya dibakar bersamaan dengan sabu-sabu dan ganja.

Kajari Lhokseumawe, Mukhlis menyebutkan kalau barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari narkoba jenis sabu-sabu 35.58 gram dengan jumlah 22 perkara, ganja 5.7 gram dari dua perkara, satu pucuk senjata api dan tujuh butir peluru.

“Barang bukti yang dimusnahkan hari ini sudah berkekuatan hukum tetap, dengan jumlah tersangka 24 orang,” kata Mukhlis.

Mukhlis menambahkan bahwa pada tahun 2020 kasus narkoba yang dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Lhokseumawe sudah melebihi dari 100 kasus, dan kasus narkoba merupakan yang terbanyak serta menonjol di Kota Lhokseumawe.

“Namun, kita bersyukur koordinasi antara penegak hukum dengan pemerintah sangat baik, selain itu masyarakat juga mau bekerjasama untuk menegakkan hukum dan membrantas hal-hal yang tidak baik,” ujarnya.

Selain itu juga Mukhlis berharap, masyarakat dan seluruh elemen agar mematuhi segala aturan, bukan hanya dari segi hukum pidana, juga aturan dari Pemerintah.

Komentar

Loading...