Unduh Aplikasi

Kejari Aceh Utara Minta BPKP Hitung Kerugian Negera Proyek Pengendali Banjir Krueng Buloh

Kejari Aceh Utara Minta BPKP Hitung Kerugian Negera Proyek Pengendali Banjir Krueng Buloh
Pengambilan sampel proyek pengendali banjir. Foto: AJNN/Sarina

LHOKSEUMAWE – Kejaksaan Negeri Aceh Utara akan segera menyurati dan meminta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Aceh untuk menghitung kerugian negara pada proyek Pengendali Banjir Krueng Buloh, Kecamatan Kutamakmur, Kabupaten Aceh Utara.

“Setelah keluar hasil labolatorium dan ada kesenjangannya, baik dari segi mutu dan material, kita minta auditor BPKP  untuk menghitung kerugian keuangan negara,” kata Kajari Aceh Utara, Pipuk Firman Priyadi kepada AJNN, Selasa (9/2).

Baca: Jaksa: Ada Indikasi Perbuatan Melawan Hukum pada Proyek Pengendali Banjir Krueng Buloh  

Lanjut Pipuk, surat pembertahuan tersebut akan segera dikirimkan ke Banda Aceh bersama sejumlah anggota dari Kejaksaan Negeri Aceh Utara.

“Jadi hari ini tinggal tunggu tanda tangan ahli di surat pengantarnya. Setelah di audit maka akan kita panggil kembali intansi terkait dalam tahapan lain, jika masuk ke proses penyidikan,” ujarnya.

Kesimpulan yang diambil oleh pihaknya, pada proyek pengendali banjir tersebut terjadi perubahan metode pelaksanaan pada dinding tebing, dalam kontrak dinyatakan pasangan batu 1:4. Sedangkan pada pelaksanaan dilakukan pengecoran dengan mutu beton yang tidak diketahui.

“Hasil pelaksanaan pengecoran dinding ditemui ukuran batu yang melebihi dengan persyarakat diameter yang maksimum sebesar 1/3 kali ketebalan dinding,” kata Pipuk, Selasa (9/2).

Sambung Pipuk, selain itu metode pelaksanaan dengan cara menjatuhkan batu yang relatif besar ke dalam bekisting akan menyebabkan ketebalan mortar di sekeliling batu menjadi tidak seragam dan tidak mencukupi untuk mengikat batu tersebut.

“Berdasarkan pengamatan ketika peninjauan ke lokasi, kualitas air untuk campuran beton tidak sesuai dengan persyaratan seperti  yang terdapat dalam Standar Nasional Indonesia (SNI) 03-2847-2002,” ujarnya.

Idul Fitri - Disdik
Idul Fitri - BPKA
Idul Fitri - ESDM Aceh
Idul Fitri - Disbudpar
Idul Fitri- Gubernur Aceh

Komentar

Loading...