Unduh Aplikasi

Kejar Target Tanam Serentak, Distannak Pidie Jaya Kerahkan 48 Traktor

Kejar Target Tanam Serentak, Distannak Pidie Jaya Kerahkan 48 Traktor

PIDIE JAYA - Demi mencapai target tanam serentak musim tanam rendengan (MTR) di Kabupaten Pidie Jaya. Dinas Pertanian dan Peternakan (Distannak) kabupaten setempat mengerahkan 26 unit tracktor dan 22 unit traktor tangan (handtraktor) untuk mengarap lahan di delapan kecamatan dalam kabupaten itu.

Kepala bidang Usaha Tani Distannak Pidie Jaya Drh Mahdi kepada AJNN, Rabu (9/11) menjelaskan, semua unit tractor yang dikerahkan ke lapangan adalah milik Dinas Pertanian Propinsi Aceh. Katanya, 26 tractor tersebut dikelola oleh agen (keujruen blang) dengan cara membayar Pendapatan Asli Daerah ke Dinas Pertanian provinsi melalui Distannak Pidie Jaya.

"Untuk satu hektar sawah yang digarap dengan tractor itu, kita diwajibkan membayar PAD Rp 300 ribu ke Dinas Pertanian provinsi. Traktornya dikelola oleh agen sedangkan sopirnya adalah orang kepercayaan kita," sebutnya.

Sedangkan 20 unit handtraktor yang sudah turun ke lapangan, kata Mahdi, adalah milik Distannak Pidie Jaya. Ia menjelaskan, hantraktor tersebut dikelola langsung oleh petani sendiri, untuk satu musim tanam, petani diwajibkan membayar PAD Rp 500 ribu jenis hantractor singkal dan Rp 1 juta jenis rotari.

Dikatakan Mahdi, semua aset pemerintah itu dikerahkan untuk tercapainya tanam serentak di wilayah hasil pemekaran Kabupaten Pidie. Untuk menjaga kestabilan, katanya, biaya garap lahan yang mengunakan aset pemerintah tidak jauh beda ongkosnya dengan traktor milik perseorangan.

" Kami berharap, dengan adanya traktor dan handtraktor pemerintah, tanam serentak MTR sudah siap tanam sebelum memasuki tahun 2017, walaupun sudah diluar jadwal yang ditetapkan," harap Mahdi.

Komentar

Loading...