Unduh Aplikasi

Kehadiran Rubuha Minimalisir Hama Tikus di Pidie Jaya

Kehadiran Rubuha Minimalisir Hama Tikus di Pidie Jaya
Petani di Pidie Jaya memanen padi. Foto: AJNN/Muksalmina

PIDIE JAYA - Sekretaris Dinas Pertanian, Rusdi mengatakan, dengan adanya Rumah Burung Hantu (Rubuha) di persawahan dalam Kabupaten Pidie Jaya, telah meminimalisir serangan hama tikus terhadap tanaman padi petani di kabupaten tersebut.

"Alhamdulillah musim tanam gadu tahun ini serangan hama tikus terhadap tanaman padi petani di Pidie Jaya berkurang, hal ini tidak terlepas karena adanya Rubuha. Dan hasil panen padi musim ini  Alhamdulillah juga bagus," katanya kepada AJNN, Selasa (6/4).

Namun, petani di Kecamatan Bandar Baru sempat mengeluh diawal menanam padi awal tahun 2021 akibat serangan hama tikus.

Rusdi mengakui, di kecamatan paling barat Pidie Jaya itu, khususnya di hamparan sawah Kemukiman Nyoeng dan Kemukiman Lancok, belum ada Rubuha.

Saat ini Rubuha baru ada dibeberapa kecamatan, seperti Kecamatan Bandar Dua, Meurah Dua, Meureudu, dan Kecamatan Trienggadeng.

"Tahun ini tidak ada anggaran untuk pengadaan Rubuha. Namun petani boleh mengusulnya melalui dana desa, sebab melalui dana desa boleh dianggarkan untuk pertanian," jelasnya.

Kepala Dinas Pertanian Pidie Jaya, Muzakkir pernah mengatakan, satu unit Rubuha beserta burung hantu menelan biaya Rp 1.7 juta. Pada tahun 2019 pihaknya mengusulkan penambahan 70 unit Rubuha ke Pemerintah Aceh melalui Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA).

Saat itu Muzakkir juga mengatakan, selama Rubuha hadir di persawahan Pidie Jaya, tidak ada lagi aliran arus listrik ke persawahan yang sebelumnya digunakan petani untuk menangkal hama tikus.

Idul Fitri - Disdik
Idul Fitri - BPKA
Idul Fitri - ESDM Aceh
Idul Fitri - Disbudpar
Idul Fitri- Gubernur Aceh

Komentar

Loading...